Pengemudi Mobil Inisial MI Tabrak Sepeda Motor Usai Kepergok Mesum di Bekasi

0
truk tangki
Ilustrasi kaca mobil pecah. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, BEKASIMalam yang larut di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Kota Bekasi, mendadak pecah oleh suara deru mesin mobil yang melaju ugal-ugalan, dikejar oleh teriakan histeris warga.

Sebuah mobil Honda Brio berwarna merah menjadi pusat perhatian massa setelah pengemudinya, seorang pria berinisial MI, nekat memacu kendaraannya secara membabi buta demi meloloskan diri usai aksi asusilanya tepergok oleh petugas keamanan.

Pelarian panik tersebut berujung petaka ketika MI menabrak pengendara sepeda motor dan berakhir tragis di tangan massa yang geram. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, mengonfirmasi bahwa insiden menegangkan itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) malam.

Gefri memaparkan, kejadian bermula saat mobil yang dikendarai MI terparkir di area Ruko Sentra Bisnis 3, dekat kawasan Grand Kamala Lagoon. Curiga dengan gerak-gerik kendaraan tersebut, seorang petugas sekuriti berinisial M mendekat untuk melakukan pengecekan rutin. Namun, saat kaca mobil diperiksa, M justru mendapati MI tengah berduaan dengan seorang wanita dalam kondisi yang mencurigakan.

Baca Juga :  5 Trik Ampuh Stalking Akun Mantan di Media Sosial Tanpa Tercium

“Saudara MI dengan seorang perempuan yang belum dikenal identitasnya sedang memarkirkan kendaraannya di ruko sentra bisnis 3, hendak melakukan perbuatan tidak senonoh atau mesum,” kata Gefri saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/6/2026).

Pelarian Brutal Berujung Amuk Massa

Kaget bukan main karena aksi basahnya diketahui, MI langsung menginjak pedal gas dalam-dalam tanpa memedulikan keselamatan di sekitarnya. Dalam kepanikannya, mobil merah tersebut sempat menghantam tiang kaca di area ruko sebelum akhirnya melesat keluar menuju arah jalan raya.

“Pada saat melarikan diri sempat menabrak tiang kaca. Kemudian keluar dari area ruko sentra bisnis 3 tersebut, dan melarikan diri ke arah Lagoon. Dan diduga pada saat hendak menuju arah Lagoon menyenggol kendaraan sepeda motor yang belum diketahui identitasnya,” jelas Gefri terkait kronologi pelarian pelaku.

Baca Juga :  DPR RI Persiapkan RUU Perlindungan Saksi dan Korban sebagai Pengganti UU No.31 Tahun 2014

Senggolan tersebut memicu kemarahan korban dan para pengendara lain yang tengah melintas di jalur Kalimalang. Aksi kejar-kejaran bak film laga pun tak terhindarkan. Pelarian MI akhirnya terhenti secara paksa di sekitar kawasan Lagoon setelah jalurnya dikepung oleh kepungan motor warga.

Geram melihat tindakan tidak bertanggung jawab sang pengemudi, massa yang telanjur emosi langsung melampiaskan amarahnya. Mobil Honda Brio milik pelaku hancur dirusak warga, sementara MI sempat menjadi bulan-bulanan massa di lokasi kejadian sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa yang timbul akibat insiden tabrak lari ini. Namun, pelaku MI menderita luka-luka fisik akibat hantaman massa serta mengalami kerugian materiil yang cukup besar atas kerusakan kendaraannya.

“Pengemudi mobil Honda Brio diselamatkan oleh saksi saudara A dan saudara G yang langsung membawa pengemudi Honda Brio yang diamuk masa tersebut ke RS. Hermina Galaxy. Dan kendaraan Honda Brio dibawa serta diamankan di Polsek Bekasi Selatan,” pungkas Gefri menyudahi keterangannya.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Bogor Ajak Media Bersinergi Sukseskan Pilkada 2024

Akhir Memalukan dari Ruang Sempit Mobil

Bagi MI, ruang sempit di dalam kabin mobil malam itu mungkin dirasa aman untuk menyembunyikan tindakan asusilanya dari dunia luar. Namun, sebuah kecerobohan moral di ruang publik sering kali dibayar mahal dengan harga diri yang runtuh dalam hitungan detik.

Kini, selain harus menanggung rasa malu yang terlanjur viral, MI juga harus terbaring di ranjang rumah sakit dengan tubuh penuh lebam. Riuh amuk massa di Kalimalang memang telah mereda, namun proses hukum di Polsek Bekasi Selatan siap menanti setelah luka fisik sang pengemudi sembuh sebuah konsekuensi hukum yang nyata akibat rasa panik yang salah arah.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com