Gempa Raksasa M 8,2 Guncang Mindanao, Indonesia Rilis Peringatan Dini Tsunami

0
Bogor
Ilustrasi alat pendekteksi gempa.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MINDANAOSebuah gempa bumi berkekuatan sangat besar dilaporkan mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada hari Senin lalu. Informasi resmi dari Pusat Riset Ilmu Kebumian Jerman (GFZ) menyebutkan bahwa kekuatan gempa mencapai magnitudo 8,2, meningkat dari data awal yang sempat diukur di angka 7,3.

Menurut laporan Reuters, pusat gempa berada pada kedalaman yang sangat dangkal, hanya sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut. Kedalaman ini meningkatkan kekhawatiran akan potensi kerusakan yang massif di area terdampak, termasuk kerusakan infrastruktur dan risiko tsunami.

Baca Juga :  Sule Siap Dukung Rizky Febian dan Mahalini di Tengah Isu Miring

Gempa ini sangat kuat dan sangat dekat dengan permukaan, sehingga kemungkinan besar menyebabkan kerusakan yang luas,” kata seorang ahli gempa dari GFZ. “Kami juga mengkhawatirkan potensi tsunami yang bisa mengancam wilayah pesisir.”

Segera setelah gempa terjadi, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (U.S. Tsunami Warning System) mengeluarkan status bahaya tsunami di sekitar pusat gempa. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia juga merespons cepat dengan mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir timur laut Indonesia yang berhadapan langsung dengan Filipina Selatan.

Baca Juga :  Gempa M 7,1 Guncang Lepas Pantai Sabah, Warga Rasakan Getaran di Tengah Keheningan Malam

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari otoritas Filipina mengenai jumlah korban jiwa maupun kerusakan material. Warga di wilayah pesisir Mindanao dan sekitarnya diimbau untuk segera menjauh dari garis pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

“Situasi ini sangat dinamis. Kami terus memantau perkembangan dari tim rescue dan pihak berwenang,” ujar seorang pejabat setempat. “Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi demi keselamatan.”

Baca Juga :  Komite Kehakiman DPR Filipina Setujui Bukti Pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte

Pihak berwenang di Filipina dan negara tetangga, termasuk Indonesia, terus melakukan pemantauan ketat terhadap potensi tsunami yang mungkin terjadi. Warga di kawasan rawan diimbau untuk selalu siap siaga dan mengikuti informasi resmi dari otoritas setempat. 

Sejauh ini, situasi masih dalam tahap penanganan awal, dan semua pihak berharap agar dampak gempa ini tidak menimbulkan korban jiwa yang berarti.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id