Darurat Nasional di Spanyol, 10.000 Warga Mengungsi akibat Karhutla

0
Spanyol
Ilustrasi Bendera Spanyol. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MADRID – Pemerintah Spanyol menetapkan status darurat nasional pada Kamis waktu setempat setelah serangkaian kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah, termasuk di sekitar Madrid dan provinsi tetangga, Avila. Kebakaran tersebut memaksa lebih dari 10.000 warga mengungsi dan mendorong pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan bencana.

Mengutip Reuters, Jumat (24/7/2026), Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan keputusan menetapkan darurat nasional diambil karena beberapa kebakaran terjadi secara bersamaan di tengah kondisi cuaca yang buruk. Situasi itu membuat pemerintah harus mengerahkan sumber daya dalam jumlah besar untuk memadamkan api sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Picu Banjir Bandang di Guci, BNPB Waspada Wilayah Hilir Tegal

Pemerintah daerah Madrid menjadi salah satu yang pertama meminta bantuan kepada pemerintah pusat. Otoritas setempat menggambarkan kondisi yang dihadapi sebagai situasi sangat genting karena kebakaran yang masih aktif di Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, serta Almorox di wilayah Castile-La Mancha berpotensi meluas hingga melampaui kapasitas penanganan yang ada.

“Mereka juga memperingatkan bahwa kebakaran hutan di Burgohondo, Avila, dapat mencapai wilayah Madrid dalam beberapa jam mendatang karena kondisi cuaca,” tulis media itu.

“Lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dari Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, Pelayos de la Presa, dan Aldea del Fresno,” tambahnya merujuk pemerintah.

Baca Juga :  Sup Salmon untuk MPASI: Resep Praktis dan Bergizi untuk Si Kecil

Berdasarkan Undang-Undang Sistem Perlindungan Sipil Nasional Spanyol, deklarasi darurat nasional menempatkan penanganan bencana di bawah kewenangan langsung Menteri Dalam Negeri yang bertugas mengoordinasikan seluruh respons. Pemerintah menyebut langkah tersebut merupakan deklarasi darurat nasional pertama yang diterapkan secara khusus akibat kebakaran hutan.

Untuk menangani situasi tersebut, lebih dari 270 personel darurat dan 40 unit darat telah dikerahkan ke wilayah terdampak. Pemerintah juga mengirim sejumlah kontingen Unit Darurat Militer (UME) guna memperkuat upaya pemadaman api serta membantu proses evakuasi warga.

Baca Juga :  Alex Rins Ungkap Kesedihan Tinggalkan Yamaha Menjelang MotoGP Spanyol 2027

Kebakaran yang meluas tahun ini menambah panjang daftar bencana yang melanda Spanyol. Hingga saat ini, lebih dari 100.000 hektare lahan telah terbakar, atau hampir setara dengan rata-rata luas lahan yang terbakar setiap tahun selama satu dekade terakhir.

Selain menghanguskan kawasan hutan, kebakaran juga telah menewaskan 13 orang, menjadikan musim kebakaran hutan 2026 sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa dekade terakhir. Pemerintah kini terus memfokuskan upaya untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke wilayah permukiman maupun daerah lain yang masih terancam.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com