Menjelang Lebaran, Menteri Perdagangan Cek Ketersediaan dan Harga Barang di Pasar Kebon Kembang Bogor

0
Menjelang Lebaran, Menteri Perdagangan Cek Ketersediaan dan Harga Barang di Pasar Kebon Kembang Bogor

NARASITODAY.COM – Hanya lima hari menjelang Hari Raya Idulfitri, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kebon Kembang di Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Maret 2025. Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.

Budi Santoso tiba di lokasi sekitar pukul 07.29 WIB dan langsung melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging sapi. Setelah berkeliling dan berbincang dengan para pedagang, Budi memastikan bahwa harga-harga barang kebutuhan pokok berada dalam kondisi yang normal dan pasokan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat yang tengah mempersiapkan Lebaran.

Baca Juga :  Keseruan Siswa Siswi Baru SMK Kesehatan Prof Dr Moestopo Di PTA

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras tercatat sebesar Rp12.000 per kilogram, sedikit lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram. “Beras tadi Rp12.000 per kg. Seharusnya kan Rp12.500 per kg (HET beras medium). Jadi malah masih di bawah HET,” ujar Budi kepada wartawan.

Selain beras, harga telur ayam tercatat Rp27.000 per kilogram, daging ayam Rp37.000 per kilogram, dan daging sapi Rp140.000 per kilogram. “Jadi ini H-5 Lebaran ya, H-5 kita lihat tadi harga-harga di pasar ini, Pasar Kebon Kembang, harganya relatif normal,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Bogor Dorong Perbaikan Sistem Pendidikan Pesantren Secara Kolektif

Budi juga meninjau harga minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita yang tercatat masih sesuai dengan HET pemerintah, yakni Rp15.700 per liter. “Minyakita tadi Rp15.700 per liter, jadi harganya masih sesuai dengan HET. Tadi kan kita lihat ada banyak juga di sana,” ujarnya.

Selain memantau harga, Budi juga memperhatikan keramaian pasar menjelang Lebaran. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang turut menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.

“Jadi semua rata-rata masih di bawah harga acuan ya, kalau daging tadi sesuai, pas dengan harga acuan. Jadi barang harga normal, kemudian pasokan tersedia, dan kalau kita lihat tadi pasarnya cukup ramai, semakin banyak pengunjung yang berbelanja untuk persiapan Lebaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Tradisi Mudik Dominasi Libur Lebaran, Hotel di Bogor Sepi Pengunjung

Sebagai penutup, Budi mengungkapkan terima kasih kepada dinas terkait, Satgas Pangan, supplier, distributor, dan pedagang yang telah berupaya menjaga harga tetap stabil. Ia juga mengapresiasi peran media yang turut memantau perkembangan harga di lapangan.

“Kami ingin meyakinkan kepada masyarakat bahwa pasokan kebutuhan cukup dan harga-harga cukup stabil. Saya kira demikian ya, terima kasih,” tutupnya.***