
NARASITODAY.COM – Pagi yang cerah di Sukasari, Kota Bogor, menjadi saksi lahirnya sebuah inisiatif besar: Sentra Cipta Mandiri (SCM). Tak sekadar seremoni biasa, peluncuran pusat layanan sosial ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang selama ini berada di pinggir kehidupan sosial mereka yang hidup dengan gangguan kesehatan mental, penyandang disabilitas, hingga korban judi online.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, hadir langsung dalam peresmian pilot project ini. Di hadapan para wartawan, ia menegaskan bahwa SCM adalah bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang lahir dari semangat gotong royong.
“Sentra Cipta Mandiri di Kota Bogor ini bagian dari pilot project kolaborasi lintas sektoral yang diinisiasi oleh filantropi yang kemudian disambut oleh berbagai lembaga,” ujarnya penuh keyakinan.
Inisiatif ini memang unik. Tidak hanya melibatkan pemerintah pusat melalui Kemenko PMK, tetapi juga menggandeng RSJ Nasional Marzoeki Mahdi, BPJS Ketenagakerjaan, bank-bank milik negara, Baznas, serta sejumlah elemen masyarakat. Kolaborasi ini mengalir dari semangat filantropi, diterjemahkan dalam sistem pendampingan dan pemberdayaan yang menyeluruh.
- Menjawab Luka Sosial
SCM dirancang sebagai ruang pemulihan yang bukan hanya menyembuhkan, tetapi juga menguatkan. Cak Imin menyebut bahwa pusat ini akan menangani beragam masalah sosial dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan produktif.
“Agar seluruh problematika sosial, problematika masyarakat mulai dari mental health, defabel, dan berbagai latar belakang problematikanya, termasuk korban judi online, untuk bersama-sama mendapatkan penanganan secara lebih produktif,” jelasnya.
- Menjadi Role Model Nasional
Tak berhenti di Bogor, Cak Imin memiliki harapan besar agar Sentra Cipta Mandiri bisa direplikasi di berbagai daerah. Ia membayangkan jaringan pusat pemulihan sosial yang tersebar dari kota hingga pelosok, semuanya terhubung oleh semangat kolaborasi.
“Saya berharap ini menjadi sentra yang bisa dicontoh seluruh pemerintahan-pemerintahan daerah, baik itu di provinsi maupun kabupaten dan kota, sehingga kita semua bahu-membahu. Prinsipnya adalah kolaborasi, gotong-royong semua sektor,” tuturnya.
- Mendorong Solusi Nyata untuk UMKM
Selain fokus pada isu sosial, Cak Imin juga menyinggung program penghapusan utang UMKM yang saat ini tengah berlangsung. Meski masih menghadapi tantangan dalam verifikasi dan sinkronisasi data, ia menegaskan bahwa ribuan pelaku usaha kecil telah merasakan manfaatnya.
“Ya ada program lain (penghapusan utang UMKM), program lain yang sudah berjalan dan terus akan berjalan. Melalui verifikasi, melalui berbagai pembenahan dan akan terus berjalan. Sudah sangat banyak puluhan ribu UMKM yang sudah diatasi dan akan terus diatasi,” jelasnya.
Sentra Cipta Mandiri hadir bukan sekadar sebagai fasilitas, melainkan sebagai simbol semangat baru: bahwa perubahan sosial tak harus menunggu datang dari atas, tetapi bisa dibangun bersama melalui kerja sama, empati, dan tindakan nyata.***













