Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Remaja di Kawasan Gunung Kapur Bogor

0
Gunung Kapur
Seorang remaja berinisial PA (17) berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan setelah mengalami luka bakar akibat tersiram air panas saat memasak di kawasan Goa Sibiuk (Goa AC), Gunung Kapur Ciampea, Minggu (10/8/2025) malam.(Foto : Detik.com)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Seorang remaja berinisial PA (17) berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari Goa Sibiuk atau Goa AC di kawasan Gunung Kapur Ciampea, Kabupaten Bogor, setelah mengalami luka bakar akibat tersiram air panas saat memasak. Insiden tersebut menyebabkan korban tidak dapat berjalan sehingga memerlukan bantuan evakuasi.

“Korban tersiram air panas sehingga menyebabkan luka bakar pada kakinya dan tidak bisa berjalan. Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fazry, Senin (11/8/2025).

Baca Juga :  Tim Voli Bank SumselBabel Siap Hadapi Proliga 2025 dengan Semangat Juara!

Fazry menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan pada Minggu (10/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum dievakuasi, korban sempat menerima pertolongan pertama di lokasi kejadian.

“Korban berhasil kami evakuasi menggunakan tandu dari ketinggian 316 MDPL dalam keadaan selamat. Selanjutnya korban dibawa menuju Puskesmas Ciampea untuk penanganan lebih lanjut oleh tim medis,” tambahnya.

Baca Juga :  Aktivitas Gunung Dukono Memuncak, Letusan Besar dan Korban Jiwa Jadi Peringatan Bagi Pendaki Nekat

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, termasuk Unit Siaga SAR Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Puskesmas Ciampea, Polsek dan Koramil Ciampea, serta organisasi relawan seperti APPI, Mapasaka, dan Regaci. Tim melakukan pendakian menuju lokasi kejadian di ketinggian 316 meter di atas permukaan laut.

Korban diketahui melakukan pendakian bersama empat rekannya pada pukul 10.00 WIB untuk survei lokasi kegiatan. Saat beristirahat dan memasak di mulut Goa Sibiuk sekitar pukul 13.45 WIB, air panas yang sedang dimasak tumpah dan mengenai kaki korban.

Baca Juga :  Cara Membuat Korokke Sederhana: Resep Kroket Jepang untuk Santapan Keluarga!

“Korban naik gunung, hendak survei lokasi dan beristirahat di mulut Goa AC. Setelah itu memasak air, namun terkena kaki korban dan melepuh. Sehingga korban tidak bisa berjalan,” jelas Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, dalam keterangan terpisah.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com