Houthi Kembali Serang Kapal di Laut Merah, Klaim Terkait Israel Picu Kekhawatiran Global

0
Laut Merah
Ilustrasi kapal terbar.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Kelompok Houthi yang didukung Iran kembali melancarkan serangan di kawasan Laut Merah. Dalam pernyataan resmi pada Selasa (2/9/2025), mereka mengklaim telah menargetkan sebuah kapal dengan dua drone dan satu rudal di perairan utara Laut Merah.

Kapal tersebut disebut memiliki keterkaitan dengan Israel, meski waktu pasti serangan tidak diungkapkan. Hingga kini, belum ada verifikasi independen dari sumber maritim internasional terkait insiden tersebut.

“Angkatan bersenjata Yaman melaksanakan operasi militer gabungan yang menargetkan kapal tersebut karena melanggar keputusan (Houthi) yang melarang masuk ke pelabuhan-pelabuhan di Palestina yang diduduki,” ujar juru bicara Houthi dalam siaran resmi yang dikutip Reuters, Rabu (3/9/2025).

  • Serangan Berlanjut, Ketegangan Meningkat
Baca Juga :  Kemenkes Pastikan Dua Kasus Suspek Hantavirus di Indonesia Negatif, Kasus Baru Masih Terkendali

Serangan ini menambah daftar panjang aksi Houthi terhadap kapal-kapal yang mereka anggap berafiliasi dengan Israel di jalur strategis Laut Merah.

Dua hari sebelumnya, kelompok tersebut mengaku menyerang kapal tanker Scarlet Ray milik Israel di dekat pelabuhan Yanbu, Arab Saudi wilayah yang jarang menjadi lokasi serangan, sehingga memicu kekhawatiran akan meluasnya ancaman terhadap keamanan pelayaran.

Baca Juga :  Israel Klaim Telah Tewaskan Juru Bicara Militer Hamas Abu Obeida

Ketegangan regional semakin meningkat sejak Israel melancarkan serangan udara ke ibu kota Yaman, Sanaa, yang menewaskan perdana menteri pemerintahan Houthi dan sejumlah pejabat tinggi lainnya. Serangan tersebut menjadi yang pertama kalinya Israel secara langsung menargetkan tokoh senior dalam struktur pemerintahan Houthi.

  • Solidaritas Palestina dan Dampak Global

Kelompok Houthi menyatakan bahwa aksi militer terhadap kapal-kapal di Laut Merah merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang menghadapi agresi Israel di Gaza. Sejak 2023, mereka telah melancarkan berbagai serangan terhadap kapal kargo dan tanker yang diklaim memiliki hubungan dengan Israel.

Baca Juga :  Wabah Virus Hantavirus Kembali Memicu Kekhawatiran Global di Kapal Pesiar di Samudra Atlantik

Namun, serangan terbaru dinilai sebagai eskalasi yang berpotensi memperluas konflik ke jalur perdagangan internasional. Laut Merah merupakan rute penting bagi pengiriman minyak dan barang dari Asia ke Eropa melalui Terusan Suez. Gangguan di wilayah ini dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi global dan pasokan energi dunia.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com