Dukungan Netizen Mengalir untuk Surat Terbuka Maudy Ayunda soal Perubahan Sosial

0
Maudy Ayunda
Dukungan Netizen Mengalir untuk Surat Terbuka Maudy Ayunda soal Perubahan Sosial.(Foto : cosmopolitan.co.id)

NARASITODAY.COM – Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi sosial-politik di Indonesia. Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (2/9/2025), Maudy menyampaikan kritik tajam dalam bentuk surat terbuka yang terinspirasi dari buku legendaris Pedagogy of the Oppressed karya Paulo Freire.

Dalam refleksinya, Maudy menyebut bahwa kondisi Indonesia saat ini sangat mencerminkan isi buku tersebut. “Ironis dan miris rasanya, saya merasa seolah buku itu sedang menulis tentang kenyataan kita,” tulisnya di Instagram.

Baca Juga :  Dede Sunandar Ungkap Cara Kerja “Busuk” di Balik Layar Hiburan Off Air

Seruan untuk Perubahan Lewat Praxis

Maudy menekankan bahwa perubahan sejati hanya bisa lahir melalui praxis, yaitu perpaduan antara refleksi dan aksi kolektif. Ia melihat bahwa apa yang terjadi belakangan ini merupakan wujud nyata dari kesadaran masyarakat yang semakin kuat.

“Dan apa yang kita saksikan belakangan ini adalah bentuk praxis itu: refleksi masyarakat yang tajam, suara yang tak lagi bisa diabaikan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pahami 5 Hal Ini Agar Kamu Bisa Menjadi Social Butterfly yang Disukai Banyak Orang!

Harapan untuk Aksi Nyata dan Transparan

Dalam surat terbukanya, Maudy juga menyampaikan harapan agar suara rakyat tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang transparan dan bertanggung jawab.

“Kami mohon, jangan hanya dibaca atau didengar. Tapi diwujudkan dalam langkah nyata: transparan, bisa jadi pegangan, dan memberi akuntabilitas yang jelas bagi kita semua,” tegasnya.

Pesan Empati untuk Pemerintah

Baca Juga :  5 Karakteristik Perempuan yang Tidak Memiliki Teman Dekat: Temukan Alasannya!

Menutup pesannya, Maudy menyerukan agar pemerintah lebih mengedepankan empati daripada kepentingan sempit. Ia mengajak para pemimpin untuk tidak meremehkan aspirasi rakyat.

“Tolong jangan anggap remeh rakyat. Pilihlah empati daripada keserakahan. Pilihlah tindakan nyata, bukan sekadar mendengarkan secara performatif. Pilihlah untuk berubah, meski itu sulit,” ungkapnya.

Unggahan Maudy ini mendapat respons luas dari warganet dan menjadi bagian dari gelombang suara publik yang semakin vokal dalam menyuarakan perubahan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com