Legenda Renang Indonesia Siman Sudartawa Incar Prestasi Gemilang di SEA Games

0
SEA Games
Atlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa. Foto : kompas.id

NARASITODAY.COM, JAKARTAAtlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa menegaskan tekadnya untuk menutup kiprah di ajang SEA Games dengan pencapaian emas ke-10. Ia telah resmi masuk dalam skuad tim renang Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand, yang digelar pada 9–20 Desember 2025.

“10 emas (yang dicari di SEA Games). Sekarang baru sembilan jadi ingin menutup SEA Games Thailand dengan 10 medali emas di nomor 50m gaya punggung,” ujar Siman kepada detikSport saat ditemui di Stadion Akuatik GBK.

Peraih medali emas sejak SEA Games 2011 ini sempat berencana pensiun usai PON Aceh-Sumut 2024. Namun, dorongan dari pelatih, junior, dan dukungan keluarga, terutama sang ibu, membuatnya memutuskan untuk kembali ke lintasan kompetisi.

Baca Juga :  Woodball Indonesia Targetkan Sapu Bersih Enam Medali Emas di SEA Games 2025

“Ya, awalnya jalani dulu. Tapi saat November 2024 start Pelatnas, nama aku masuk. Ya sudah dilanjutkan sampai sekarang. Lalu dari manajer Pak Wisnu juga bilang, kalau junior butuh guidance,” ungkapnya.

Memasuki usia 31 tahun, Siman menyadari tantangan yang dihadapinya semakin berat. Ia harus bersaing dengan atlet-atlet muda dan menghadapi kondisi fisik yang tak lagi prima.

“Intinya aku secara mental berpikir bisa, strateginya begini, tapi badannya enggak dan recovery-nya harus benar-benar ekstra. Karena badan mulai sakit-sakit. Sudah mulai banyak pemberontakan lah, malah aku sekarang banyak minum vitamin,” katanya.

Baca Juga :  400 Atlet dari 36 Negara Akan Bersaing di Indonesia dalam Kejuaraan Asia Tinju U-19 & U-23 2026

Meski telah mencatat sejarah sebagai perenang Indonesia pertama yang lolos ke semifinal Kejuaraan Dunia Akuatik 2017 di Budapest, Siman mengaku masih menyimpan rasa belum puas. Ia masih belum berhasil meraih medali di ajang Asian Games, meski pernah mencatat waktu terbaik 25,01 detik di nomor 50 meter gaya punggung saat Asian Games 2018.

“Sebenarnya enggak puas tapi badannya sudah tak mampu. Karena belum bisa meraih medali di Asian Games,” ucap Siman.

Baca Juga :  Atlet Indonesia di Asian Winter Games 2025 Siap Berlaga dengan Perlengkapan Terbaru dari Mills

“Soalnya kejuaraan yang Asia untuk open sudah, Asia Championship 2019 di Tokyo sudah, dapat medali. Secara peta kekuatannya sebenarnya Asian Games semua, tapi justru di Asian Gamesnya gagal,” lanjutnya.

Siman berharap SEA Games Thailand bisa menjadi panggung terakhir yang berkesan, sekaligus kesempatan untuk menembus kembali catatan waktu terbaiknya.

“Jadi yang belum kesampaian itu karena secara level harusnya bisa dan dari catatan waktu peluang medalinya besar. Nah, nanti di SEA Games harapannya bisa menembus catatan waktu terbaik 25,01 detik,” tutupnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com