Sepak Takraw Sumbang Dua Perunggu, Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua Klasemen SEA Games 2025

0
sepak takraw
Tim sepak takraw Indonesia mengamankan dua medali perunggu dari nomor beregu putra dan putri usai terhenti di babak semifinal pada Sabtu (20/12/2025).Foto : AP Photo/Vincent Thian

NARASITODAY.COM, NAKHON PATHOM – Gemuruh sorak-sorai penonton memenuhi Nakhon Pathom Gymnasium Stadium pada Sabtu (20/12/2025) saat tim sepak takraw Indonesia berjuang habis-habisan di babak semifinal. Meski harus terhenti di babak empat besar, tim Merah Putih sukses mengamankan dua medali perunggu tambahan dari nomor beregu putra dan putri.

Di kategori beregu putra, Syamsul Akmal dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan rival abadi, Malaysia. Tim yang diperkuat oleh Muhammad Hardiansyah Muliang, Rusdi, Jelki Ladada, dan Victoria Eka Prasetyo ini takluk dalam dua set langsung dengan skor 7-15 dan 10-15. Walau serangan smash gulung yang menjadi andalan Indonesia berkali-kali dilancarkan, pertahanan rapat Malaysia memaksa tim putra harus puas berdiri di podium ketiga.

Baca Juga :  Pernikahan Susan Sameh dan Khalid Attamimi 2024 Jadi Awal Bahagia Menuju Keluarga

Nasib serupa dialami tim beregu putri. Uniknya, tim putri sempat menunjukkan dominasi luar biasa saat melibas Malaysia 2-0 (15-1, 15-12) pada babak Preliminary Group A. Namun, berdasarkan akumulasi hasil pertandingan, Indonesia harus merelakan medali emas jatuh ke tangan Vietnam dan medali perak yang juga dibawa pulang oleh tim dari negara yang sama.

Baca Juga :  Optimisme Pemerintah tentang Investasi Asing di Indonesia Masih Dipertanyakan Para Ekonom

Tambahan medali dari cabang sepak takraw ini semakin mempermanis posisi Indonesia di papan klasemen sementara. Menjelang penutupan SEA Games 2025, kontingen Indonesia berhasil menduduki peringkat kedua, sebuah pencapaian yang melampaui ekspektasi awal.

Hingga berita ini dilaporkan, Indonesia telah mengumpulkan total 333 medali, yang terdiri dari:

  • 91 medali emas
  • 111 medali perak
  • 131 medali perunggu

Capaian ini secara resmi melampaui target yang dicanangkan pemerintah. Awalnya, tim Merah Putih hanya ditargetkan meraih 80 medali emas dengan harapan setidaknya bisa mempertahankan peringkat ketiga seperti pada edisi sebelumnya.

Baca Juga :  Manchester United Menutup Tahun 2024 dengan Perolehan Poin Terburuk Sepanjang Sejarah Klub!

Meskipun emas belum berhasil diraih dari lapangan takraw hari ini, semangat juang para atlet tetap menjadi catatan penting di akhir gelaran pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara ini. Keberhasilan menembus posisi kedua klasemen umum membuktikan bahwa pembinaan atlet nasional berjalan sesuai jalur yang benar.

Dengan sisa beberapa nomor pertandingan lagi sebelum upacara penutupan, Indonesia berpeluang besar mengunci posisi runner-up di bawah tuan rumah, sekaligus memberikan kado akhir tahun yang indah bagi masyarakat di tanah air.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com