NARASITODAY.COM, SANTOS – Aroma rumput dan ruang kebugaran di pusat latihan Santos kembali menyambut kepulangan sang anak hilang. Neymar Jr, bintang sepak bola yang baru saja menjalani operasi lutut kiri pada 22 Desember lalu, terlihat mulai menjalani proses pemulihan intensif pada Kamis (waktu setempat).
Pemain yang akan menginjak usia 34 tahun pada Februari mendatang ini hadir dengan raut wajah penuh optimisme. Setelah prosedur artroskopi untuk memperbaiki masalah meniskusnya berhasil dilakukan, Neymar kini fokus memperkuat kembali kaki kirinya yang sempat goyah.
Kehadiran Neymar di pusat latihan bukan sekadar rehabilitasi biasa. Operasi lututnya sempat ditunda dengan risiko besar demi satu misi: menyelamatkan Santos dari jurang degradasi di akhir musim lalu. Pengorbanan itu terbayar lunas, dan kini sang pemain telah mengikat janji setia melalui perpanjangan kontrak hingga akhir 2026.
Namun, di balik senyumnya di pusat kebugaran, tersimpan cerita tentang titik nadir yang hampir mengakhiri kariernya. Ayah sekaligus agennya, Neymar da Silva Santos Sr., mengungkapkan awal bulan ini bahwa sang pemain sempat mempertimbangkan untuk gantung sepatu setelah hantaman cedera terbaru.
“Sang pemain sempat mempertimbangkan untuk pensiun setelah cedera terbarunya,” ungkap Neymar Sr. Namun, niat itu urung dilakukan. Kini, ambisi Neymar telah beralih; ia ingin pulih total demi mengenakan kembali seragam kuning kenamaan Brasil di panggung Piala Dunia.
Neymar telah lama absen dari panggung internasional. Sejak cedera ligamen anterior cruciate (ACL) dan meniskus saat laga kualifikasi Piala Dunia pada Oktober 2023, publik Brasil merindukan magisnya di lapangan.
Kini, dengan lutut yang sedang diperkuat, ia berlomba dengan waktu. Meski belum ada tanggal pasti untuk kembali merumput, sang bintang diperkirakan akan siap sebelum musim Serie A Brasil 2026 bergulir pada akhir bulan ini.
Di pusat latihan Santos, setiap repetisi gerakan yang dijalani Neymar kini bukan sekadar upaya penyembuhan, melainkan langkah pembuktian bahwa sang penari di lapangan hijau belum selesai dengan mimpinya.***
Editor : Alysa
Sumber : Berbagai Sumber














