Demi Keamanan Bayi, Nestle Tarik Produk Susu di Puluhan Negara

0
Kontaminasi toksin dari mikroba. Foto: Getty Images/iStockphoto/Magone

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Nestle mengambil langkah antisipatif dengan menarik sejumlah produk susu bayi dari peredaran di hampir 50 negara. Kebijakan ini dilakukan menyusul temuan potensi kontaminasi bahan berbahaya yang dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan bayi.

Penarikan produk yang mencakup merek SMA, BEBA, dan NAN ini telah dimulai sejak Desember 2025 dan menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Eropa, Amerika, hingga Asia dan Timur Tengah. Meski belum ada laporan resmi mengenai kasus kesehatan akibat produk tersebut, Nestle menegaskan langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian.

Baca Juga :  Mengenal Cereulide dan Bacillus cereus di Balik Penarikan Susu Nestle di Puluhan Negara

Kontaminasi yang dimaksud berkaitan dengan toksin cereulide, senyawa berbahaya yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus. Toksin ini dikenal sulit dihancurkan, bahkan melalui proses pemanasan, sehingga berpotensi memicu gangguan pencernaan serius pada bayi, seperti muntah, diare, dan nyeri perut.

Baca Juga :  Kesehatan Optimal dengan 5 Manfaat Buah Jambu yang Menarik

Dalam pernyataan resminya, Nestle menyebut sumber masalah berasal dari salah satu bahan baku yang dipasok mitra mereka. Perusahaan menegaskan bahwa keamanan pangan dan kesejahteraan konsumen, khususnya bayi, tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  BRIN Temukan 1 dari 7 Anak Indonesia Terpapar Timbal, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Langkah penarikan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap produk pangan bayi di seluruh rantai produksi, guna memastikan keamanan sebelum sampai ke tangan konsumen. (MG3) 

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth