7 Resep Lauk Sahur yang Tahan Lama, Praktis untuk Stok Selama Puasa

0
ilustrasi sambal goreng teri tempe (commons.wikimedia.org)

NARASITODY.COM, JAKARTA – Menyiapkan menu sahur sering kali terasa melelahkan, apalagi jika harus dilakukan setiap hari selama bulan Ramadan. Baik anak kos, pekerja, maupun ibu rumah tangga kerap kehabisan ide atau waktu untuk memasak sahur. Padahal, sahur tetap penting agar tubuh punya energi cukup untuk beraktivitas seharian saat berpuasa.

Salah satu cara paling praktis untuk mengatasi hal ini adalah dengan menyiapkan lauk sahur yang tahan lama dan bisa disimpan sebagai stok. Lauk jenis kering, berbumbu kuat, atau digoreng matang biasanya lebih awet dan tetap nikmat meski disimpan beberapa hari. Saat sahur tiba, kamu cukup menghangatkannya tanpa perlu repot masak dari awal.

Agar tidak bosan, stok lauk sahur sebaiknya dibuat dalam beberapa variasi menu. Mulai dari olahan daging, ayam, telur, hingga tempe, semuanya bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Berikut ini tujuh resep lauk sahur tahan lama yang praktis, mudah dibuat, dan cocok dijadikan stok selama puasa.

Baca Juga :  Kritik Pedas? Gunakan 5 Cara Elegan untuk Menjawab

1. Dendeng Serundeng

Dendeng serundeng menjadi salah satu lauk favorit karena rasanya gurih dan teksturnya kering. Daging sapi yang dimasak hingga empuk lalu digoreng kering dapat bertahan cukup lama jika disimpan di wadah tertutup. Tambahan serundeng kelapa juga membuat cita rasanya makin kaya dan cocok disantap dengan nasi hangat saat sahur.

2. Perkedel Kentang

Perkedel kentang bisa dijadikan stok dengan cara menyimpan adonannya di kulkas. Saat sahur, kamu tinggal menggorengnya sebentar. Teksturnya lembut di dalam dan renyah di luar, membuat menu sahur jadi lebih variatif tanpa perlu banyak waktu memasak.

3. Sambal Goreng Teri Medan

Lauk sederhana satu ini terkenal awet dan cocok dipadukan dengan apa saja. Teri medan yang digoreng kering lalu dimasak dengan sambal bisa bertahan beberapa hari. Rasanya yang pedas-manis membuat selera makan tetap terjaga meski sahur dilakukan dalam kondisi mengantuk.

Baca Juga :  Tumis Jengkol Kecap, Lauk Sederhana dengan Cita Rasa Manis Gurih yang Menggoda

4. Kering Tempe

Kering tempe merupakan lauk sejuta umat yang praktis dan ekonomis. Perpaduan tempe goreng, kacang tanah, dan bumbu manis-gurih membuat lauk ini tahan lama dan cocok dijadikan stok. Disimpan di toples tertutup, kering tempe bisa awet hingga berhari-hari.

5. Telur Bacem Kering

Telur bacem yang dimasak hingga bumbunya meresap dan airnya menyusut memiliki cita rasa manis-gurih khas Jawa. Telur jenis ini relatif tahan lama dan mudah dipanaskan kembali saat sahur, sehingga cocok untuk kamu yang ingin menu simpel tapi mengenyangkan.

Baca Juga :  Efek Makan Mi Instan Saat Sahur, Benarkah Bikin Cepat Lapar?

6. Ayam Goreng Lengkuas

Ayam goreng lengkuas bisa disimpan setelah direbus bersama bumbu hingga matang. Saat sahur, ayam tinggal digoreng hingga kecokelatan. Serundeng lengkuasnya yang gurih membuat lauk ini tetap nikmat meski disimpan di kulkas.

7. Rendang Kering

Rendang dikenal sebagai salah satu masakan paling awet. Versi rendang kering sangat cocok dijadikan stok lauk sahur karena bumbunya kaya rempah dan dimasak hingga minyaknya keluar. Disimpan dengan baik, rendang kering bisa bertahan cukup lama tanpa kehilangan rasa.

Dengan menyiapkan stok lauk sahur yang tahan lama, kamu bisa lebih hemat waktu dan tenaga selama Ramadan. Sahur pun tetap bisa dinikmati dengan menu beragam, praktis, dan mengenyangkan. Tinggal panaskan, santap, lalu lanjutkan puasa dengan lebih siap. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : idntimes.com