SM Entertainment Sita Aset Chen, Baekhyun, dan Xiumin Senilai Rp 30 Miliar

0
EXO CBX. Foto: dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA SM Entertainment dikabarkan menyita aset milik tiga member EXO yang kini tidak lagi aktif di bawah naungannya, yakni Chen, Baekhyun, dan Xiumin. Nilai total aset yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp 30 miliar.

Mengutip laporan Biz Hankook pada Rabu (11/2/2026), proses penyitaan terhadap unit EXO-CBX itu berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 9 hingga 10 Februari 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk menagih 10 persen bagian manajemen yang menjadi hak SM Entertainment dari pendapatan aktivitas solo Chen, Baekhyun, dan Xiumin setelah mereka keluar dari agensi. Ketentuan mengenai pembagian 10 persen itu tercantum dalam kontrak resmi yang disepakati pada periode 2023–2024.

Beberapa aset yang disita antara lain uang jaminan (deposit) rumah milik Chen, apartemen Baekhyun di Guri-si, Gyeonggi-do, serta apartemen Xiumin di kawasan Hannam-dong, Seoul.

Total nilai klaim SM disebut mencapai 2,6 miliar won, dengan rincian sekitar 300 juta won dari Chen, 1,6 miliar won dari Baekhyun, dan 700 juta won dari Xiumin. Jika dikonversikan dengan kurs 1 won setara Rp 11,5, jumlahnya mendekati Rp 30 miliar.

Baca Juga :  EXO Siap Comeback 2026, Trailer REVERXE Bikin Fans Nostalgia

Sejak kesepakatan pembagian 10 persen pendapatan individu diberlakukan, ketiga artis tersebut dilaporkan belum melakukan pembayaran kepada SM. Kondisi ini yang kemudian menjadi dasar dilakukannya penyitaan.

Meski demikian, penyitaan tersebut bersifat sementara. Tujuannya untuk mencegah kemungkinan pengalihan atau pencairan aset selama proses hukum berjalan. Biasanya, langkah seperti ini disetujui otoritas apabila terdapat kekhawatiran potensi penggelapan aset.

Hingga kini, INB100 selaku manajemen Chen, Baekhyun, dan Xiumin belum memberikan pernyataan resmi terkait penyitaan tersebut.

Kronologi Konflik SM Entertainment dan EXO-CBX

1. Awal Perselisihan
Melalui INB100, CBX sempat menggugat SM Entertainment dengan tuduhan pelanggaran kontrak eksklusif yang dinilai tidak adil dan kurang transparan dalam hal pembagian pendapatan. Sengketa ini berlangsung cukup lama dan melibatkan sejumlah gugatan serta proses mediasi di pengadilan.

Baca Juga :  Lucas Resmi Berpisah dari SM Entertainment, Memulai Babak Baru dalam Perjalanannya

Pada 18 Juni 2023, kedua pihak diketahui menandatangani perjanjian tertulis. Isinya menyebutkan Chen, Baekhyun, dan Xiumin diperbolehkan menjalankan aktivitas individu melalui INB100 dengan kewajiban membayar 10 persen dari pendapatan tersebut kepada SM.

2. Perkembangan Hukum Menjelang Comeback EXO
Pada 28 Oktober 2025, pengadilan menolak lima gugatan yang diajukan INB100 terhadap SM. Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan juga menyatakan bahwa SM tidak terbukti melanggar hukum dalam kasus tersebut. Dengan demikian, SM memenangkan seluruh perkara hukum yang berjalan saat itu.

3. Pengumuman Comeback EXO Tanpa CBX
Pada 27 Oktober 2025, SM mengumumkan rencana comeback EXO dengan album penuh pada 2026, diawali fanmeeting Desember 2025. Dalam pengumuman tersebut, seluruh member termasuk Lay disebut akan berpartisipasi, kecuali Chen, Baekhyun, dan Xiumin.

4. Respons dari Kedua Pihak

Baca Juga :  Radja Tanggapi Isu Pemanfaatan Kasus Vadel Badjideh untuk Meningkatkan Popularitas Lagu

INB100 menyatakan bahwa CBX tetap bersedia berpartisipasi penuh dalam aktivitas EXO dan tengah berupaya mencapai kesepakatan dengan SM. Mereka juga menegaskan tidak menolak kewajiban pembayaran 10 persen, namun pelunasannya menunggu proses hukum selesai dan tercapainya kesepakatan akhir. INB100 membantah tudingan bahwa CBX tidak memiliki niat menyelesaikan persoalan.

Sementara itu, SM menegaskan telah memenangkan seluruh gugatan dan menyatakan sengketa hukum terpisah dari partisipasi CBX dalam kegiatan grup. SM juga menilai ketiga member belum memenuhi kewajiban pembayaran sesuai perjanjian, serta menyebut konflik yang berkepanjangan berdampak pada EXO dan para penggemar. Menurut SM, jika CBX ingin kembali aktif bersama EXO, mereka harus menjalankan isi perjanjian dan menunjukkan itikad baik untuk memulihkan kepercayaan.

Pada mediasi 16 Oktober 2025, kedua pihak sama-sama mengajukan keberatan atas usulan mediator. Berdasarkan hal tersebut, INB100 menilai klaim bahwa CBX enggan menyelesaikan masalah tidaklah tepat. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : detikpop