Pemkab Bogor Ajak Warga Rayakan Idul Adha Tanpa Plastik, DLH Siapkan Gerakan Kurban Ramah Lingkungan

0
Foto : ilustrasi

NARASITODAY.COM, BOGOR- Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat melaksanakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan konsep ramah lingkungan dan minim sampah plastik.

Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 600.4-15/1252-PP tertanggal 22 Mei 2026 sebagai tindak lanjut Peraturan Bupati Bogor Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik dan Styrofoam.

Plt Kepala DLH Kabupaten Bogor, Unu Nuriman mengatakan, momentum Idul Adha identik dengan meningkatnya penggunaan kantong plastik sekali pakai untuk pembagian daging kurban.

Kondisi itu dinilai berpotensi memicu lonjakan sampah yang sulit terurai dan mencemari lingkungan.

“Pembagian daging kurban tanpa pengelolaan yang baik bisa meningkatkan timbulan sampah plastik. Karena itu kami mendorong masyarakat menggunakan wadah yang lebih ramah lingkungan,” kata Unu Nuriman.

Baca Juga :  Ingin Hari Anda Lebih Ceria? Coba 5 Aktivitas Ini untuk Kegembiraan Sehari-hari!

DLH Kabupaten Bogor mengimbau panitia kurban tidak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai. Sebagai alternatif, masyarakat dianjurkan memakai wadah berbahan alami seperti daun pisang, daun jati, besek bambu, maupun wadah pakai ulang lainnya.

Selain pengurangan plastik, panitia kurban juga diminta menyediakan tempat sampah terpilah, melakukan pengumpulan sampah secara berkala, hingga membentuk satuan tugas khusus untuk edukasi pengurangan sampah di lokasi salat Idul Adha dan pembagian daging kurban.

Menurut Unu, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengurangan dan penanganan sampah yang melibatkan partisipasi masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.

Baca Juga :  Intip 5 Tempat Wisata Estetik di Norwegia dengan Pemandangan Memukau

“Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga membangun budaya masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

DLH Kabupaten Bogor juga mengajak masyarakat mengampanyekan gerakan “Idul Adha Tanpa Sampah Plastik” melalui media sosial dengan mengunggah foto atau video pelaksanaan kurban ramah lingkungan dan menandai akun Instagram @dlh.kabupatenbogor menggunakan tagar #KurbanAsikTanpaSampahPlastik.

Sementara itu, Praktisi Pengelolaan Sampah dan B3 Nasional, Dwi Retnastuti mengapresiasi langkah Pemkab Bogor menerbitkan surat edaran pengurangan sampah plastik saat Idul Adha.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan efektif apabila diiringi pengawasan serta kesiapan fasilitas pengangkutan dan pengelolaan sampah.

“Surat edaran ini sudah cukup baik selama ada pengawasan dalam pelaksanaannya dan pemerintah menyediakan fasilitas pengangkutan sampah sehingga sampah bisa terkelola dengan baik,” ujar Dwi.

Baca Juga :  Hindari Cedera! 5 Hal yang Sering Diabaikan Pemula Saat Lari

Ia juga mengingatkan panitia kurban untuk memperhatikan pengelolaan limbah darah hewan sembelihan agar tidak mencemari lingkungan.

Dwi menjelaskan, darah hewan kurban yang meresap ke tanah di sekitar sumber air atau sungai dapat memicu pencemaran, menimbulkan bau tidak sedap, hingga mengganggu ekosistem karena menjadi media pertumbuhan bakteri.

Karena itu, panitia kurban disarankan membuat lubang khusus yang cukup dalam dan jauh dari sumber air untuk menimbun darah hewan sebelum ditutup rapat menggunakan tanah.

“Jika mencemari sumur warga, air bisa menjadi tidak layak konsumsi,” katanya.

Wartawan : Andreas