Said Iqbal Beri Sinyal Masuk Kabinet Merah Putih, Pemerintah Sebut Masih Dibahas

0
Kabinet Merah Putih
Kabinet Merah Putih.Foto : koranperdjoeangan.com

NARASITODAY.COM,JAKARTA –Teka-teki mengenai perombakan atau pengisian pos baru dalam Kabinet Merah Putih kian mendekati titik terang. Nama Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, santer dikabarkan bakal segera merapat ke lingkaran dalam pemerintahan.

Saat dikonfirmasi mengenai rumor panas tersebut, tokoh yang karib dengan jaket oranye khas pergerakan buruh ini memilih bersikap merendah dan irit bicara. Ia meminta publik untuk bersabar menanti keputusan final dari pemegang hak prerogatif.

“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama presiden. Terima kasih,” kata dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (5/6/2026).

Desas-desus merapatnya sang tokoh buruh ke gerbong pemerintahan sebenarnya bukan tanpa dasar. Sehari sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sudah melemparkan sinyal hijau di Kompleks Istana Kepresidenan. Prasetyo tidak menampik nama Said Iqbal masuk dalam radar radar pengisian jabatan strategis negara.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Menkop Ferry Juliantono Resmikan KKMP Pertama di Pakansari

“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo, saat ditanya wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (4/6/2026).

Mengawal Isu Ketenagakerjaan

Meskipun membenarkan adanya pembahasan tersebut, Prasetyo masih menutup rapat informasi mengenai posisi definitif yang akan diamanahkan kepada Said Iqbal. Kendati demikian, ia memberi petunjuk kuat bahwa jabatan tersebut tidak akan jauh dari dunia yang selama puluhan tahun digeluti oleh Said Iqbal, yakni jaminan kesejahteraan kaum pekerja.

“Kemungkinan berkaitan dengan perjuangan beliau selama ini dengan buruh, tenaga kerja,” katanya, saat ditanya apakah akan masuk dalam posisi menteri atau Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN).

Baca Juga :  Sempat Ditambal Warga, Ruas Jasinga-Leuwiliang Akhirnya Diperbaiki Kementerian PU

Nostalgia politik ini menarik benang merah pada perayaan May Day di Monas, Jakarta Pusat, tanggal 1 Mei 2025 tahun lalu. Kala itu, Presiden Prabowo Subianto sempat menjanjikan pembentukan DKBN serta Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hingga saat ini, wadah bernama DKBN memang belum kunjung mewujud nyata. Sebaliknya, Satgas PHK telah resmi mengantongi legalitas hukum melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 tahun 2026 yang diumumkan tepat pada momentum May Day di Monas, 1 Juni 2026 kemarin.

Terkait kapan kepastian Said Iqbal akan mengambil sumpah jabatan di bawah kitab suci, Prasetyo masih enggan membeberkan kalender pastinya.

Agenda Pelantikan Pejabat Baru

Di luar urusan posisi Said Iqbal, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini membocorkan agenda krusial Istana lainnya untuk pekan depan. Pemerintah telah menjadwalkan pelantikan resmi Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), didampingi oleh duo Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono pada Senin, (8/6/2026).

Baca Juga :  Krisis Suksesi dan Pajak Warisan Tinggi Picu Ledakan Aktivitas Private Equity di Jepang

Penundaan pelantikan ke awal pekan depan tersebut sengaja dilakukan agar para pejabat baru di sektor pangan dan gizi anak bangsa ini memiliki waktu bernapas untuk memetakan masalah internal organisasi.

“Berkenaan dengan masalah pelantikan, kami agendakan di minggu depan karena kita semua berpikir bahwa beliau dalam hari-hari pertama itu supaya fokus terlebih dahulu untuk melakukan proses perbaikan-perbaikan di Badan Gizi Nasional kita,” pungkas Prasetyo.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com