Tumbangkan Ilia Topuria di Ronde Keempat, Justin Gaethje Rebut Sabuk Juara Kelas Ringan di UFC Freedom 250

0
Justin Gaethje
Justin Gaethje.Foto : juara.net

NARASITODAY.COM, WASHINGTONPetarung kawakan Justin Gaethje sukses merebut sabuk juara kelas ringan setelah menumbangkan Ilia Topuria dalam rilis utama UFC Freedom 250. Pertarungan sengit memperebutkan takhta tertinggi tersebut berlangsung di arena UFC White House pada Senin (15/6/2026) pagi WIB.

Justin Gaethje dinyatakan menang Technical Knockout (TKO) pada ronde keempat. Wasit terpaksa menghentikan laga dan memberikan kemenangan kepada Gaethje setelah tim medis menyatakan Ilia Topuria mengalami luka parah yang membuatnya tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Runtuhnya Rekor Sempurna sang Juara Ganda

Di dalam oktagon, bentrokan ini menyuguhkan drama adu jotos yang brutal dan emosional. Topuria, yang datang dengan keangkuhan rekor tak terkalahkan, langsung menggebrak dengan kombinasi pukulan cepatnya.

Baca Juga :  Tantangan Berat! Timnas Basket Putri Indonesia Tersungkur di Tangan Australia dan Filipina

Namun, Gaethje yang dikenal sebagai salah satu petarung paling tangguh dan tahan banting di dunia, perlahan tapi pasti meredam agresivitas tersebut lewat tendangan kaki (low kick) yang merusak dan pukulan counter yang mendarat telak di wajah Topuria. Memasuki ronde keempat, kerusakan fisik pada tubuh Topuria tak lagi tertahankan, memaksa arena bergemuruh menyambut lahirnya raja baru.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Ilia Topuria. Sebelum naik ke oktagon hari ini, petarung asal Georgia-Spanyol tersebut berstatus sebagai pemegang gelar ganda legendaris di UFC, yakni sabuk juara kelas bulu sekaligus kelas ringan. Tidak hanya itu, Topuria juga mengantongi rekor murni yang sempurna, yaitu 17 kemenangan tanpa satu kali pun mencicipi kekalahan (17-0).

Baca Juga :  Manchester City Raih Kemenangan Penting atas Liverpool, Persaingan Liga Inggris Semakin Sengit

Pembuktian Sang Penakluk Para Juara

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi pembuktian berharga bagi perjalanan karier Justin Gaethje. Sebelum memenangi duel akbar ini, catatan rekor MMA milik petarung berjuluk The Highlight tersebut berdiri di angka 22 kemenangan dan 5 kekalahan (22-5).

Menariknya, kelima kekalahan yang pernah diderita Gaethje sepanjang kariernya di dalam oktagon seluruhnya didapatkan dari para petarung yang berstatus sebagai juara atau mantan juara dunia UFC.

Baca Juga :  Dua Kali Melawan, Francis Ngannou Hadapi Hasil Menyedihkan dalam Pertarungan UFC

Catatan perjalanan karier Gaethje menunjukkan bahwa dirinya pernah takluk dari Eddie Alvarez pada 2018, yang merupakan mantan penguasa kelas ringan. Di tahun yang sama, ia juga kalah dari Dustin Poirier, pemegang sabuk interim kelas ringan kala itu.

Langkah Gaethje kembali terganjal pada tahun 2018 saat ditumbangkan oleh Khabib Nurmagomedov yang tengah merajai kelas ringan. Terakhir, pada tahun 2022, Gaethje harus merelakan ambisinya setelah dipaksa menyerah oleh sang mantan juara kelas ringan, Charles Oliveira. Kini, lewat kemenangan berdarah atas Topuria, Gaethje akhirnya berhasil menuntaskan misinya untuk melilitkan sabuk emas sejati di pinggangnya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com