5 Aspek yang Mengakibatkan Kemandulan pada Pria yang Bisa Membuat Kamu Panik

0
pria
Ilustrasi masalah pria dan wanita.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Masalah kesuburan tidak hanya dialami oleh perempuan, tetapi juga dapat terjadi pada pria. Kemandulan atau infertilitas pria merupakan kondisi ketika seorang pria mengalami gangguan pada kualitas atau jumlah sperma sehingga menyulitkan proses pembuahan.

Banyak faktor yang dapat memengaruhi kesuburan pria, mulai dari gaya hidup hingga kondisi medis tertentu. Memahami penyebabnya sejak dini menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang memiliki keturunan tetap terjaga.

Berikut lima aspek yang dapat meningkatkan risiko infertilitas pada pria.

1. Gaya Hidup Tidak Sehat

Kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, kurang berolahraga, hingga pola makan yang tidak seimbang dapat memengaruhi kualitas sperma. Selain itu, kurang tidur dan stres berkepanjangan juga dapat mengganggu keseimbangan hormon yang berperan dalam produksi sperma.

Menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta menghindari rokok dan alkohol dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi.

Baca Juga :  5 Dampak Negatif Merokok pada Fungsi Seksual Pria dan Wanita

2. Gangguan Hormon

Produksi sperma dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh otak dan testis. Jika terjadi gangguan hormon, jumlah maupun kualitas sperma dapat menurun.

Gangguan hormon bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk penyakit tertentu, penggunaan obat-obatan tertentu, atau kelainan pada kelenjar yang mengatur produksi hormon.

3. Varikokel

Varikokel merupakan pembesaran pembuluh darah vena di dalam skrotum yang dapat mengganggu aliran darah ke testis. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab infertilitas pria yang cukup sering ditemukan.

Varikokel dapat menyebabkan peningkatan suhu pada testis sehingga memengaruhi produksi dan kualitas sperma. Pada beberapa kasus, tindakan medis dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut.

4. Infeksi atau Penyakit Tertentu

Baca Juga :  Lidah Mertua, 5 Manfaatnya untuk Kesehatan dan Lingkungan yang Patut Diketahui

Beberapa infeksi pada organ reproduksi dapat mengganggu produksi maupun jalannya sperma. Selain itu, penyakit seperti diabetes yang tidak terkontrol, gangguan autoimun, atau riwayat cedera pada organ reproduksi juga dapat memengaruhi kesuburan.

Oleh karena itu, penting untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala seperti nyeri, pembengkakan, atau gangguan pada area reproduksi.

5. Paparan Panas dan Zat Berbahaya

Testis memerlukan suhu yang sedikit lebih rendah daripada suhu tubuh agar produksi sperma berlangsung optimal. Paparan panas berlebihan dalam waktu lama, misalnya dari lingkungan kerja tertentu, penggunaan sauna atau berendam air panas terlalu sering, dapat memengaruhi proses pembentukan sperma pada sebagian pria.

Selain itu, paparan bahan kimia industri, pestisida, logam berat, atau radiasi tertentu juga berpotensi menurunkan kualitas sperma jika terjadi dalam jangka panjang.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Siapkan Keringanan Iuran untuk Warga Terdampak Bencana Aceh

Pemeriksaan Dini Dapat Membantu Menemukan Penyebab

Infertilitas pada pria bukan berarti seseorang tidak memiliki peluang untuk memiliki keturunan. Banyak penyebab gangguan kesuburan yang dapat dievaluasi dan, pada beberapa kasus, ditangani melalui perubahan gaya hidup, pengobatan, tindakan medis, atau teknologi reproduksi berbantu sesuai penyebabnya.

Jika pasangan telah rutin berhubungan seksual tanpa kontrasepsi selama sekitar satu tahun namun belum memperoleh kehamilan (atau lebih cepat pada kondisi tertentu, seperti usia pasangan yang lebih tua atau adanya faktor risiko), pemeriksaan ke dokter atau spesialis urologi maupun andrologi dapat membantu mengetahui penyebabnya.

Menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah sederhana yang dapat mendukung kesehatan reproduksi pria. Dengan penanganan yang tepat, peluang untuk mendapatkan solusi yang sesuai akan semakin baik.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com