Pesawat Kargo Boeing 737 Hilang Kontak di Lepas Pantai Karachi, Lima Awak Masih Dicari

0
pesawat kargo
Ilustrasi Pesawat Boeing 787.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, KARACHILangit malam di atas lepas pantai Karachi, Pakistan, mendadak berubah mencekam pada Selasa (7/7/2026). Sebuah pesawat kargo jenis Boeing 737 yang mengangkut lima orang awak kapal dilaporkan hilang dari pantauan radar setelah sempat mengirimkan pesan darurat mengenai malafungsi navigasi. Kini, operasi pencarian skala besar tengah berpacu dengan waktu di tengah luasnya lautan.

Penerbangan yang bertolak dari Sharjah, Uni Emirat Arab, menuju kota pelabuhan Karachi di ujung selatan Pakistan ini awalnya berjalan normal. Namun, petaka mulai terendus beberapa menit sebelum pesawat dijadwalkan mendarat.

Berdasarkan data awal dari platform pelacak penerbangan global, Flightradar24, burung besi tersebut sempat mencatat fluktuasi ketinggian yang tajam sebelum akhirnya mengalami penurunan ketinggian (menukik) secara dramatis ke arah laut.

Baca Juga :  Penerbangan United Airlines Kembali ke Newark Setelah Dugaan Ancaman Keamanan di Tengah Perjalanan ke Spanyol

Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan, seperti dilansir dari BBC, Rabu (8/7/2026), mengonfirmasi bahwa pesawat kargo tersebut kehilangan kontak seluruhnya dengan operator menara pengawas lalu lintas udara (ATC) pada Selasa malam, tepat pukul 21.21 waktu setempat. Sebelum sinyalnya terputus total, pilot sempat melaporkan adanya gangguan serius pada sistem navigasi mereka.

Doa untuk Lima Awak di Tengah Lautan

Pesawat nahas tersebut diketahui dioperasikan oleh K2 Airways, sebuah maskapai kargo swasta yang berbasis di Karachi dan telah mengudara sejak tahun 2018. Pihak maskapai langsung merilis identitas kelima awak kapal yang berada di dalam penerbangan tersebut dan menyatakan komitmen penuhnya dalam proses investigasi.

Baca Juga :  Belum Ada Respon AS atas Tuduhan Peretasan Pusat Layanan Waktu China

“Kami bekerja sama sepenuhnya dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan serta instansi pemerintah lainnya,” tulis manajemen K2 Airways dalam pernyataan resminya, Rabu (8/7/2026).

“Kami terus berdoa dengan sungguh-sungguh demi keselamatan rekan-rekan kami,” tambah mereka, menyuarakan harapan di tengah situasi yang kian kritis.

Pencarian Melibatkan Militer

Guna menyisir titik koordinat terakhir hilangnya pesawat di lepas pantai, pemerintah Pakistan langsung mengerahkan kekuatan militer penuh. Berbagai instansi vertikal, termasuk armada kapal dari Angkatan Laut dan jet pengintai dari Angkatan Udara Pakistan, kini telah diterjunkan ke area laut lepas demi memburu puing atau tanda-tanda keberadaan awak pesawat.

Baca Juga :  Mantan Awak Kabin Kanada Diduga Menyamar Jadi Pilot, Nikmati Ratusan Penerbangan Gratis

Tragedi hilangnya pesawat kargo ini kembali membuka luka lama dan memori kelam dunia penerbangan Pakistan. Insiden kedirgantaraan besar terakhir di negara tersebut tercatat terjadi pada tahun 2020 silam.

Kala itu, sebuah pesawat penumpang domestik milik maskapai pelat merah, Pakistan International Airlines, jatuh secara tragis saat hendak melakukan pendaratan di Bandara Karachi.

Kecelakaan mematikan tersebut merenggut sedikitnya 97 nyawa dari total 99 orang yang berada di dalam kabin. Kini, publik Pakistan kembali menahan napas, berharap mukjizat menyertai lima awak kargo K2 Airways yang masih hilang di pelukan Samudra Hindia.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com