Usai Dilantik, KNPI Jasinga Siapkan Program Penguatan SDM dan Pertanian

0
Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kecamatan Jasinga periode 2026–2029 berfoto bersama usai pelantikan serentak Pengurus Kecamatan KNPI se-Kabupaten Bogor di kawasan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026). Kepengurusan baru berkomitmen memperkuat karakter pemuda serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian. Foto : KNPI Jasinga

NARASITODAY.COM, BOGOR- Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, periode 2026 – 2029 langsung menyusun program kerja usai resmi dilantik, Kamis (23/7). Penguatan karakter pemuda dan pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian menjadi fokus utama kepengurusan baru.

Ketua PK KNPI Kecamatan Jasinga, Ama Derry, mengatakan tahun pertama kepengurusan akan diarahkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dengan memperkuat karakter generasi muda.

“Kami ingin membangun fondasi yang kuat bagi pemuda Jasinga. Selama satu tahun pertama, fokus kami adalah membentuk karakter dan menyiapkan kader-kader yang berkualitas agar tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Bingung Mengeluarkan Gas? Coba 5 Cara Ini untuk Bersendawa dengan Mudah

Menurut Ama Derry, semangat tersebut sejalan dengan tagline KNPI Kecamatan Jasinga, “Ngindung ka waktu mibapa ka jaman”, yang mengandung makna mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan identitas lokal.

Selain penguatan karakter, KNPI Jasinga juga mengarahkan program pertanian dari konsep ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan. Organisasi kepemudaan itu ingin mendorong pemanfaatan potensi lahan pertanian yang dimiliki Kecamatan Jasinga untuk meningkatkan kemandirian masyarakat.

Baca Juga :  Partai Kaesang Siap Menangkan Jaro Ade Dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024

“Pertanian merupakan sektor yang memiliki potensi besar di Jasinga. Jika dikelola dengan baik, masyarakat dapat lebih mandiri sekaligus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan daerah hingga nasional,” kata Ama Derry.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi jaringan irigasi yang dinilai masih menjadi kendala utama bagi para petani, terutama pada musim kemarau. Menurutnya, kerusakan saluran irigasi di kawasan Cidurian – Sendung
hingga Sodong yang belum sepenuhnya diperbaiki sejak bencana 2020 menyebabkan banyak lahan pertanian mengalami kekeringan.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Ajak Semua Pihak Wujudkan Kabupaten Ramah Anak

Ia mengungkapkan, KNPI bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait pernah melakukan perbaikan secara gotong royong. Namun, upaya tersebut belum mampu mengatasi persoalan secara menyeluruh, terutama di wilayah hilir.

Karena itu, Ama Derry berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera melakukan rehabilitasi jaringan irigasi agar aktivitas pertanian masyarakat kembali berjalan optimal.

“Sebagian besar masyarakat Jasinga menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Ketika aliran air tidak berjalan dengan baik, petani tidak dapat menggarap sawahnya. Perbaikan irigasi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” tegasnya.***

Wartawan : Andreas