Lawan Anemia dari Dapur! 5 Makanan Penambah Darah yang Mudah Didapat dan Aman

0
Anemia
Ilustrasi seorang dokter memegang tulisa anemia.Foto : istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Anemia menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih banyak dialami masyarakat. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau kadar hemoglobin berada di bawah normal, sehingga pasokan oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang. Akibatnya, penderita sering merasakan lemas, mudah lelah, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.

Selain mendapatkan penanganan medis sesuai penyebabnya, menjaga pola makan juga berperan penting dalam membantu pembentukan sel darah merah. Berbagai bahan makanan yang mudah ditemukan di pasar maupun supermarket mengandung zat besi, folat, vitamin B12, dan nutrisi lain yang mendukung produksi darah. Berikut lima makanan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut.

1. Bayam, Sumber Zat Besi yang Mudah Diolah

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis di Bogor Berujung Keracunan, Pengawasan Mutu Makanan Jadi Sorotan

Bayam dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya akan zat besi dan asam folat. Kedua nutrisi tersebut berperan dalam proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Sayuran hijau ini dapat diolah menjadi bening, tumisan, maupun campuran smoothie sehingga mudah dikonsumsi oleh berbagai kalangan.

2. Hati Sapi, Kaya Zat Besi dan Vitamin B12

Hati sapi merupakan salah satu sumber zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi dari tumbuhan. Selain itu, makanan ini juga mengandung vitamin B12 yang penting dalam pembentukan sel darah merah.

Meski bergizi tinggi, hati sapi sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang.

3. Daging Merah Tanpa Lemak

Baca Juga :  Makan Petai Bikin Ginjal Rusak? Begini Penjelasan Dokter Herbal

Daging sapi tanpa lemak mengandung zat besi, protein, dan vitamin B12 yang membantu menjaga produksi hemoglobin tetap optimal.

Mengolah daging dengan cara direbus, dipanggang, atau ditumis menggunakan sedikit minyak dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan menggorengnya.

4. Kacang-Kacangan dan Kacang Merah

Bagi yang mengurangi konsumsi daging, kacang merah, kacang hijau, lentil, maupun jenis kacang lainnya dapat menjadi alternatif sumber zat besi nabati.

Agar penyerapannya lebih maksimal, makanan ini dapat dikombinasikan dengan sumber vitamin C seperti jeruk, tomat, atau paprika.

5. Buah Kaya Vitamin C untuk Membantu Penyerapan Zat Besi

Meski bukan sumber zat besi utama, buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, stroberi, kiwi, dan pepaya memiliki kandungan vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan dengan lebih efektif.

Baca Juga :  5 Jenis Makanan dan Minuman yang Dapat Memicu Kram Perut, Apa Saja?

Mengonsumsi buah setelah makan dapat menjadi cara sederhana untuk mendukung pembentukan sel darah merah.

Mengonsumsi makanan penambah darah dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Namun, penting untuk diingat bahwa anemia memiliki berbagai penyebab, seperti kekurangan zat besi, vitamin B12, asam folat, penyakit kronis, atau kondisi medis lainnya.

Karena itu, jika gejala seperti mudah lelah, pucat, pusing, atau sesak napas terus berlanjut, pemeriksaan ke tenaga medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Dengan pola makan bergizi seimbang, gaya hidup sehat, serta penanganan yang tepat, risiko anemia dapat dikurangi dan kesehatan tubuh tetap terjaga.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com