Masyarakat Tajurhalang Mengikuti Praktik Penyembelihan Hewan Qurban

0

NARASITODAY.COM- Idul Adha yang setiap tahunnya jatuh pada 10 Dzulhijjah, biasanya umat muslim melakukan penyembelihan hewan kurban setelah melaksanakan salat Id.

Penyembelihan hewan biasa dilakukan oleh seorang profesi jagal atau tukang sembelih hewan kurban.

Sebab berkurban hukumnya adalah sunah muakkad bagi setiap orang Islam.

Sehingga Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Ar-rahman, di Perumahaan Parung Permata Indah, Desa Kalisuren, Tajurhalang, Kabupaten Bogor. melakukan pendidikan serta praktik penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam tanpa harus menyakiti hewan kurban.

“Terlihat begitu antusias peserta yang
hari ini selain dari Tajurhalang juga dari sekitar yang perwakilan dari mesjid yang biasa mereka satu tahun sekali melaksanakan qurban hari ini mereka lebih tahu lebih dalam lagi,” ungkap Ketua DKM Majid Ar-Rahman H Joko Supriyanto Senin 20 Mei, 2024.

Baca Juga :  RSUD Leuwiliang, Sembelih 3 Sapi dan 12 Kambing Qurban Dalam Perayaan Idul Adha 1445 H

Dalam hal penyembelihan hewan qurban, ia mengatakan, para peserta begitu antusias dan tertarik dengan bagaimana mempelajari cara penyembelihan yang bener dan sesuai dengan syariat islam.

“Kita mengundang sekitar 50 namun sampai hari ini yang terdaftar 70 peserta yang hadir dalam pelatihan hari ini,” paparnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut setiap tahun diselenggarakan dan berikutnya agenda tersebut dilaksanakan ke mesjid yang lain yang belum pernah melaksanakan pelatihan.

Baca Juga :  Sejumlah Kendaraan Sumbu 3 Langgar SKB di Putar Balikan oleh Petugas Polres Cimahi

“Sehingga banyak orang yang tereduksi dengan bagaimana penyembelihan yang sesuai dengan syariat benar dan baik,” tuturnya.

Ia berharap dalam kegiatan tersebut para peserta juga bisa memahami bagaimana cara penyembelihan yang benar juga bisa mengedukasi kepada masyarakat sekitar

“Sehingga penyembelihan dengan syariat islam itu benar dan baik serta penyembelihan seperti ini bisa tersebar untuk masyarakat luas,” jelasnya.

Sementara itu, Sekjen IKADI Kabupaten Bogor, Badri Muhammad mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkain yang sangat bagus serta mudah-mudahan kegiatan ini bisa ke wilayah-wilayah lain untuk syiar Islam karena memang pemotong hewan kurban itu tidak hanya sebatas melihat dari sisi kesehatan saja yang sebelumnya biasa dilakukan oleh dinas dinas.

Baca Juga :  Tak Terima Mobilnya Disita, Diduga Oknum Anggota Polisi di Palembang Tembak dan Tusuk Debt Collector

“Tapi yang utama bagaimana usaha mensyiarkan atau memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang biasa menangani pemotongan hewan qurban terkait dengan kehalalan,” ujarnya.

Menurutnya, jika tidak melihat secara islam, pemotongan hewan kurban dikhawatir tidak memperhatikan sisi kebenarannya syariat islam justru menjadi hal tidak baik dan akan menghilangkan nilai ibadah.

“Jadi ini progam yang sangat bagus dan kita berharap bisa ke wilayah-wilayah lain atau membuka cabang di wilayah lain,” pungkasnya.***