Truk Molen Dynamix Gagal Nanjak dan Terjun ke Sungai di Leuwisadeng

0
Kondisi truk tersebut belum di evakuasi terjun ke jurang di Leuwisadeng.

NARASITODAY.COM- Sebuah truk molen bermuatan beton dengan tulisan Dynamix terguling dan terjun ke sungai di Kampung Legok Inpres, Desa Leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (1/3/2025).

Truk bernomor polisi B 9629 BIA itu tengah mengangkut material beton menuju proyek jembatan gantung milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, kendaraan tersebut mengalami kesulitan saat menanjak hingga akhirnya meluncur mundur dan jatuh ke sungai.

Baca Juga :  Ketua PWI Jabar Kutuk Keras Pengeroyokan Wartawan di Bogor, Desak Polisi Segera Bertindak

Salah satu saksi mata, Fitria, mengatakan kecelakaan terjadi setelah truk molen berpapasan dengan sepeda motor di jalur menanjak.

“Pas mau lewat, berpapasan sama motor. Setelah itu, saat mau nanjak truk molennya nggak kuat, jadi mundur lagi dan jatuh ke sungai,” ungkap Fitria.

Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan jaringan internet nirkabel (WiFi) milik warga terputus akibat kabel tertimpa badan truk.

Baca Juga :  BRIN Dukung Kuliah Lapangan Mahasiswa STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh di Candi Kedaton Jambi

“Alhamdulillah nggak ada korban, cuma kabel WiFi saya putus karena tertimpa truk,” tambahnya.

Fitria berharap pemerintah setempat dapat melakukan perbaikan infrastruktur jalan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Kalau bisa, jalannya dilebarkan dan jembatannya diberi pembatas supaya kejadian seperti ini nggak terulang lagi,” tuturnya.

Di hari yang sama, Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, membenarkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga :  Kronologi Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Cianteun Saat Ibunya Mencuci di Pinggir Sungai

Truk molen ini sedang menuju proyek pembangunan jalan. Alhamdulillah, untuk saat ini tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Menurutnya, faktor utama kecelakaan ini adalah ketidakmampuan sopir dalam menguasai medan jalan yang menanjak, sehingga kendaraan tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjun ke sungai.

“Jadi truk tersebut tidak kuat menanjak, akhirnya mundur, dan sopir tidak berhasil mengendalikan kendaraan hingga jatuh ke sungai,” pungkasnya.***