Kesaksian Anak Korban, Detik-Detik Penemuan Jenazah Orang Tuanya di Sungai Cisarua

0
Kediaman rumah duka korban pasutri yang meninggal dunia terseret sungai Cisarua, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

NARASITODAY.COM- Duka mendalam menyelimuti warga Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, setelah pasangan suami istri, Ropi (57) dan Encih (49), ditemukan tewas terseret derasnya arus Sungai Cisarua.

Keduanya dikebumikan secara bersamaan pada Rabu (5/3), diiringi oleh puluhan warga yang turut berduka.

Peristiwa tragis ini terjadi saat korban tengah dalam perjalanan pulang dari kebun.

Baca Juga :  2 Tahun Menyimpan Duka, Marshanda Akhirnya Berani Buka Cerita Hidupnya

Biasanya, mereka tiba di rumah sekitar pukul 14.00 atau 15.00 WIB. Namun, hingga sore hari, keduanya tak kunjung pulang, sehingga keluarga mulai khawatir.

Anak kandung korban Surki mengungkapkan, bahwa dirinya mengetahui kejadian ini setelah pulang kerja.

“Kemarin setelah saya pulang kerja, kakak saya bilang ibu dan bapak belum pulang. Setelah itu, saya menjemput ke lokasi kejadian dan melihat ibu saya sudah terbaring di sungai,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Barista Baru Ikut Mogok, Aksi Serikat Pekerja Starbucks Meluas ke 130 Kota

Jenazah Encih ditemukan lebih dulu dalam kondisi tak bernyawa. Sementara itu, jasad Ropi baru ditemukan beberapa jam kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, dengan jarak sekitar 150 meter dari lokasi istrinya.

Baca Juga :  Dewan Legislatif Korea Resmi Bentuk Komite Khusus untuk Investigasi Kecelakaan Pesawat Mematikan

Kepergian pasangan ini meninggalkan duka bagi keluarga, terutama keempat anak mereka yang kini telah dewasa dan berkeluarga.

“Di mata kami, ibu dan bapak adalah sosok orang tua yang bertanggung jawab dan harmonis,” ujar Surki dengan suara lirih.(Man/Dres)