BPBD Bogor Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Kemarau 2025

0
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat

NARASITODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan datang pada bulan April mendatang.

Menyadari dampak kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut, BPBD telah melakukan serangkaian langkah mitigasi guna mengurangi efek buruk musim kemarau bagi masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, permintaan bantuan air bersih biasanya meningkat dalam dua minggu setelah kemarau dimulai.

Baca Juga :  Olahan Usus Ayam Pedas Manis, Lauk Harian Praktis dan Mantap

Untuk itu, BPBD sudah mengantisipasi dengan menyiapkan kendaraan pengangkut air bersih yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bupati dan mempersiapkan semuanya. Biasanya, jika kemarau berlangsung dua minggu, permintaan bantuan air bersih mulai meningkat,” ungkap Ade, Rabu (26/3/2025).

Tahun lalu, kekeringan di Kabupaten Bogor melanda hingga 37 kecamatan, dengan beberapa desa dan kampung terdampak cukup parah. Ade menambahkan, dampak kekeringan tersebut bervariasi, ada yang hanya menyerang satu desa, namun ada juga yang melibatkan beberapa desa dalam satu kecamatan.

Baca Juga :  8 Tersangka Terlibat dalam Kasus Pemalsuan Uang di Bogor

“Dampaknya bervariasi, ada satu kecamatan yang hanya satu desa yang terdampak, namun ada juga yang melibatkan tiga desa dalam satu kampung. Memang cukup signifikan,” jelasnya.

Sebagai bentuk antisipasi lebih lanjut, BPBD memastikan bahwa peralatan yang ada saat ini cukup memadai untuk menangani keadaan darurat akibat kekeringan. Ade juga memastikan bahwa kendaraan pengangkut air bersih sudah disiapkan untuk mengatasi kebutuhan masyarakat yang mendesak.

Baca Juga :  Wanita Disabilitas Jadi Korban Pencabulan di Nanggung, Satu Pelaku Masih Buron

“Saya sudah mempersiapkan kendaraan-kendaraan bantuan untuk pengangkutan air bersih. Dengan alat yang tersedia saat ini, kami berharap dapat meminimalisir dampak kekeringan ini,” ujar Ade optimis.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dipersiapkan, BPBD berharap dampak kekeringan dapat dikendalikan, sehingga kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat segera dipenuhi begitu musim kemarau tiba.

“Insyaallah, dengan peralatan yang kami miliki sekarang, kami siap bergerak untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.***

Sumber:timetoday.id