NARASITODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana membentuk Tim Reaksi Cepat sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan bencana, khususnya di wilayah Bojong Kulur. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai peristiwa bencana yang terjadi di daerah tersebut belakangan ini.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengungkapkan bahwa dalam tiga minggu ke depan, Pemkab akan mengambil langkah konkret guna meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang. Salah satu fokus utama adalah pembentukan tim khusus yang melibatkan berbagai dinas terkait, bukan hanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kita sudah punya tim yang cukup cepat, tapi Pak Bupati akan membentuk lagi, dan itu bukan hanya BPBD, tapi juga beberapa dinas lainnya, sehingga koordinasi dan jalur komando lebih mudah,” ujar Ajat kepada wartawan, Rabu (26/3/2025).
Selain memperkuat tim tanggap darurat, Pemkab Bogor juga berencana meningkatkan sistem komando atau command center. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat akses informasi bencana, baik bagi masyarakat maupun para pemangku kepentingan.
“Jadi informasi itu cepat datang dan cepat ditangani, itu yang paling pokok. Kami ingin ke depan seperti itu,” tambahnya.
Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga akan mengoptimalkan pengelolaan anggaran dengan menetapkan skala prioritas untuk upaya mitigasi bencana. Dengan langkah ini, diharapkan dampak dari bencana alam di masa mendatang dapat diminimalisir.
“Beliau sudah memberikan beberapa skala prioritas yang mudah-mudahan bisa mengurangi dampak bencana ke depan,” tutup Ajat.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem penanganan bencana yang lebih responsif dan terkoordinasi dengan baik demi keselamatan warga Kabupaten Bogor.***
sumber:timetoday.id














