Dukung Sekolah Rakyat Kemensos, Dinsos Bogor Siapkan Gedung Berasrama

0
Dukung Sekolah Rakyat Kemensos, Dinsos Bogor Siapkan Gedung Berasrama. Foto:bogortoday.com

NARASITODAY.COM – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih inklusif kembali ditunjukkan melalui partisipasinya dalam program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor berencana membangun fasilitas pendidikan berkonsep boarding school atau sekolah berasrama guna mendukung program ini, yang difokuskan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Sebagai langkah awal, Dinsos akan menyiapkan satu gedung yang terdiri atas delapan kelas untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah tersebut.

Baca Juga :  AKHLAK MULIA SOLUSI UNTUK GURU YANG MENAMPAR MURID YANG MEROKOK DI SEKOLAH

“Itu delapan kelas di satu gedung, jadi boarding,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, saat ditemui pada Selasa (20/5/2025).

Pembangunan sekolah ini bukan hanya sekadar penyediaan ruang belajar, tetapi menjadi bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Farid menyebut bahwa pihaknya kini tengah mengupayakan pembangunan Sekolah Rakyat untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang rencananya akan berlokasi di wilayah Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong.

Baca Juga :  5 Tempat Eksotis di Zimbabwe yang Menawarkan Petualangan Seru

“Satu lagi sedang kita upayakan tingkat SMP, rencananya di Karadenan SKB, tapi masih dikoordinasikan lebih dulu,” katanya.

Sekolah ini nantinya akan menampung anak-anak yang berasal dari keluarga miskin ekstrem, terutama mereka yang sudah terdata dalam program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Menurut Farid, jumlah anak yang terdata masuk dalam kategori tersebut mencapai lebih dari 2.000 orang di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Siswi di Malaysia Terluka Parah Diduga Ditikam Teman Sekolah, Polisi Amankan Pelaku

“Sudah (terdata), anak-anak PKH yang masuk kemiskinan ekstrem, jumlahnya di atas 2 ribu se-Kabupaten Bogor,” tutup Farid.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat yang mengusung sistem pendidikan berasrama, diharapkan anak-anak dari keluarga prasejahtera bisa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan kesempatan yang setara untuk mengubah masa depan mereka melalui pendidikan.***