NARASITODAY.COM – Gelaran Piala Dunia Panjat Tebing berlanjut di Chamonix, Prancis, dari 11 hingga 13 Juli 2025. Indonesia menurunkan 10 atlet terbaiknya untuk bertarung di nomor speed dan lead, namun hanya empat wakil berhasil melaju ke babak final pada nomor speed.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirim lima atlet putra dan lima putri di nomor speed, serta tiga atlet di nomor lead. Babak kualifikasi speed digelar pada hari pertama, diikuti dengan kualifikasi lead pada Sabtu (12/7).
Di nomor speed, empat atlet berhasil lolos ke final: Kiromal Katibin dan Raharjati Nursamsa dari kategori putra, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah dari kategori putri. Keempatnya mencatatkan waktu terbaik di babak kualifikasi, dengan Kiromal membukukan 4,93 detik dan Raharjati 4,98 detik.
Namun, juara dunia sebelumnya, Veddriq Leonardo, gagal menembus final setelah hanya mencatatkan waktu 5,11 detik dan menempati urutan ke-20. Dua atlet putra lainnya, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Alfian Muhammad Fajri, juga tersingkir usai mencatatkan masing-masing 5,13 detik (peringkat 21) dan 5,21 detik (peringkat 27).
Di kategori putri, Desak dan Rajiah melaju ke final dengan waktu 6,42 detik dan 6,94 detik. Sementara tiga atlet lainnya tersingkir di babak kualifikasi—Kadek Adi Asih (7,12 detik, peringkat 18), Puja Lestari (7,13 detik, peringkat 19), dan Susan Nur Hidayat (7,23 detik, peringkat 22).
“Bagi Rajiah momen ini menjadi yang pertama di tahun ini. Sebelumnya, ia lama absen mengikuti seri dunia panjat tebing karena dalam pemulihan usai operasi cedera tulang belakang,” tulis FPTI dalam keterangan resminya.
FPTI juga menyampaikan bahwa Desak, Kiromal, dan Raharjati mencetak prestasi sebelumnya di Krakow, dengan masing-masing mengantongi medali emas dan perak dalam gelaran IFSC Climbing World Cup.
Babak final disiplin speed akan digelar pada Minggu (13/7) pukul 02.00 WIB dini hari. Ketiga finalis dari Indonesia diharapkan mampu mengulang pencapaian gemilang dari seri sebelumnya.***














