5 Perilaku Sehari-hari yang Memicu Anak Mudah Terkena Penyakit Cacingan

0
Cacingan
Ilustrasi Cacing parasit di usus halus manusia.(Foto : Istock)

NARASITODAY.COM – Cacingan menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Infeksi cacing ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Penyebab utamanya sering kali berasal dari perilaku sehari-hari yang tidak disadari oleh orang tua maupun anak. Berikut lima perilaku yang memicu anak mudah terkena penyakit cacingan dan perlu dihindari.

1. Tidak Mencuci Tangan dengan Benar

Anak-anak yang tidak terbiasa mencuci tangan dengan sabun sebelum makan atau setelah dari toilet berisiko tinggi menelan telur cacing. Telur cacing bisa menempel pada tangan yang kotor dan kemudian masuk ke mulut saat si kecil memasukkan tangan ke mulutnya. Kebiasaan ini menjadi jalur utama penyebaran cacing.

Baca Juga :  Mengapa Anda Harus Makan Oatmeal Setiap Hari? Ini 7 Manfaatnya!

2. Bermain di Tanah tanpa Alas Kaki

Sering bermain tanpa alas kaki di tanah yang kotor membuat anak rentan terinfeksi cacing tambang. Larva cacing tambang dapat menembus kulit kaki dan masuk ke dalam tubuh, menyebabkan infeksi yang berbahaya jika tidak segera diobati.

3. Menggigit Kuku dan Memasukkan Jari ke Mulut

Baca Juga :  Manfaat Chamomile dalam Mengatasi Diare dan Infeksi Saluran Kemih

Kuku yang kotor merupakan tempat bersarangnya telur cacing. Anak yang sering menggigit kuku atau memasukkan jari ke mulut secara tidak sadar ikut membawa telur cacing masuk ke dalam tubuh sehingga risiko cacingan meningkat tajam.

4. Mengonsumsi Buah dan Sayur yang Tidak Dicuci Bersih

Makanan yang tidak dicuci dengan benar dapat mengandung telur cacing. Anak yang terbiasa makan buah atau sayur tanpa dicuci bersih berpotensi terserang cacingan melalui rute pencernaan.

5. Kurang Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Baca Juga :  Perbandingan Pola Asuh Nikita untuk Issa dan Nael

Kebersihan yang kurang diperhatikan, seperti jarang mandi atau tidak mengganti pakaian bersih setiap hari, membuat telur cacing lebih mudah menempel dan bertahan lama, sehingga meningkatkan potensi infeksi.

Kesimpulan

Penyakit cacingan pada anak bukan hanya masalah kesehatan ringan, tapi berpotensi mengganggu tumbuh kembangnya. Dengan mengubah dan membiasakan anak menghindari lima perilaku di atas, risiko cacingan bisa diminimalisasi secara signifikan. Orang tua harus aktif mengajarkan kebiasaan hidup bersih dan menjaga kebersihan lingkungan agar anak-anak tumbuh sehat dan ceria.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com