AS dan Israel Umumkan Proposal Perdamaian Gaza, Tony Blair Ditunjuk Pimpin Otoritas Transisi

0
Gaza
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto : aljazeera.com

NARASITODAY.COM, WASHINGTON DCPresiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan sebuah inisiatif perdamaian yang mencakup Gaza, Palestina, dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan. Pengumuman ini disampaikan pada Senin, 29 September 2025, dalam sebuah pernyataan resmi di Washington.

Langkah Diplomatik dan Kepemimpinan Internasional

Trump menegaskan bahwa rencana perdamaian tersebut tidak hanya berfokus pada Gaza, melainkan bertujuan menciptakan stabilitas regional yang lebih luas. Ia juga mengungkapkan bahwa mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, akan memimpin Gaza International Transitional Authority (GITA), sebuah badan transisi internasional sementara yang akan beroperasi di Gaza.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Kapolri Listyo Sigit Bahas Isu Strategis Nasional

Dukungan Global dan Posisi AS

Presiden Trump menyebut bahwa proposal ini telah memperoleh dukungan dari sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto. “Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, dan Presiden Prabowo telah mendukung upaya ini,” ujar Trump.

Baca Juga :  Gelombang Protes Kecam Pencegatan Armada Bantuan untuk Gaza oleh Israel

Ia juga menambahkan bahwa beberapa pemimpin negara-negara Arab yang sebelumnya bertemu dengannya telah menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali menegaskan sikap Amerika Serikat mengenai status Yerusalem sebagai ibu kota Israel, serta memastikan bahwa Kedutaan Besar AS telah beroperasi di kota tersebut.

Pernyataan Netanyahu dan Proses Demiliterisasi

Baca Juga :  Kemendag Tegaskan Izin Ekspor Sawit hingga Batu Bara Tetap Satu Pintu

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan bahwa ia telah melakukan komunikasi langsung dengan Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani.

Netanyahu menyatakan bahwa Israel telah “memenangkan perang” di Gaza dan menekankan bahwa proses menuju perdamaian akan disertai dengan langkah-langkah demiliterisasi di wilayah tersebut.

Pengumuman ini menjadi sorotan dunia internasional, menandai babak baru dalam upaya penyelesaian konflik berkepanjangan di Timur Tengah.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber