‎Kades Babakan, Bersama Babinkamtibmas Pastikan Police Line Masih Terpasang Di Kos-kosan

0
Tempat esek-esek
Kos-kosan yang diduga dijadikan tempat Esek-esek masih di garis polisi, Warga dan bhabinkamtibmas Polsek Dramaga pastikan tempat tersebut masih tersegel garis polisi. Foto (Ads/Narasitoday.com)

NARASITODAY.COM, BOGOR – Cegah kos-kosan menjadi tempat prostitusi, Kepala Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. bersama  Babinkamtibmas dan Karang Taruna Desa Babakan mengecek kos-kosan yang ada di wilayah Babakan. Kecamatan Dramaga.

‎Kepala Desa Babakan, Ahmad Yani mengungkapkan enam bulan lalu, ada pengaduan dari masyarakat akan adanya tempat kos-kosan yang disalah gunakan sebagai tempat penginapan yang berbau esek-esek.

‎Mendapatkan laporan tersebut, Desa Babakan bersama Muspika Kecamatan Dramaga melakukan razia ke tempat   kos-kosan tersebut.

Baca Juga :  Bangun Jiwa Pemimpin Muda, PKD-KT Karang Taruna Nanggung Tanamkan Solidaritas dan Kesadaran Hukum

Selain diberikan himbauan, lokasi kos -kosan tersebut di pasang garis polisi line oleh pihak Polisian.

‎”Kita datang ke lokasi kos-kosan tersebut untuk memastikan bahwa garis polisi line tersebut masih terpasang dan sudah tidak ada lagi aktivitas penyalah guna kos-kosan menjadi tempat prostitusi atau Michat,” ujarnya.

‎Ahmad Yani mengungkapkan kedatangan dirinya bersama dengan Karang Taruna, Babinkamtibmas dan Karang Taruna untuk memastikan bahwa garis police line masih terpasang dan tidak ada lagi aktivitas yang dilarang.

‎Dirinya juga menghimbau kepada para pemilik kos-kosan  yang ada di wilayah Babakan agar tidak merubah peruntukannya yakni  kos-kosan menjadi tempat Esek -Esek atau Michat .

‎”Police line sebagai tanda dalam pengawasan. Kalau di langgar atau dicabut tentunya akan  ada tidak yang berat dari pihak Kepolisian,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Ajak ASN dan Dunia Usaha Berhenti Boros Pangan melalui Pengelolaan Sisa Pangan Berlebih

‎Pengelola kos-kosan, Selamet mengaku kos-kosan Pondok Hijau disewakan untuk umum dan mahasiswa.

Untuk yang sewa kos, biasanya ada yang bulanan dan ada juga yang tahunan. Namun, sejak dipasang garis polisi line yang sewa kos sepi ada juga aktivitas pengelolaan kos-kosan saja.

‎”Saat ini masih terpasang garis polisi line dan belum dicabut.   Sejak di pasangi police line, sudah tidak ada lagi aktivitas dan informasi oleh pemilik tempat ini akan dijual,”tukasnya.***

Baca Juga :  Ahmad Kosasih Siap Maju Sebagai Calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor

Editor : Andreas