
NARASITODAY.COM, BOGOR – Peringatan Hari Pahlawan 10 November di Kabupaten Bogor diwarnai upacara dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pondok Rajeg, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, dua veteran TNI Angkatan Darat mengingatkan generasi muda agar tidak memaknai Hari Pahlawan sebatas seremonial tahunan, tetapi sebagai momentum meneladani semangat perjuangan dengan karya nyata.
Kolonel (Purn) M. Imran (65), purnawirawan TNI AD, mengatakan, makna Hari Pahlawan sejatinya harus diwujudkan dalam tindakan dan prestasi.
“Makna Hari Pahlawan itu meneruskan perjuangan para pendahulu sampai ke anak cucu kita,” ujarnya seusai upacara.
Mantan prajurit yang bertugas selama tujuh tahun itu menegaskan, menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah tanggung jawab bersama.
“NKRI adalah harga mati. Dulu kami menjaga dengan senjata, sekarang generasi muda bisa menjaga dengan karya dan dedikasi,” kata Imran.
Sementara itu, Purnawirawan TNI AD Zainuri (63), sekaligus mantan anggota Bekang Kostrad, mengenang pengalamannya saat bertugas dalam misi perdamaian PBB di Kamboja, Bosnia, dan Lebanon.
Ia menilai, perjuangan seorang prajurit tidak selalu tentang misi besar, melainkan juga pengorbanan kecil yang kerap luput dari perhatian, seperti meninggalkan keluarga demi tugas negara.
Kepada generasi muda, Zainuri berpesan agar terus mengembangkan kemampuan, belajar, dan berkarya untuk kemajuan bangsa.
“Anak muda sekarang harus menjadi generasi yang benar-benar bisa mengisi kemerdekaan dan membawa bangsa ini lebih maju,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan ziarah yang berlangsung khidmat dan sarat makna persatuan. (MG3)
Editor : Mutiara













