NARASITODAY.COM,JAKARTA – Bagi banyak orang, secangkir kopi sebelum memulai aktivitas jadi ritual kecil yang wajib. Bukan hanya untuk mengusir kantuk, kopi juga dipercaya bisa memberi dorongan energi ekstra, termasuk sebelum mulai berlari. Tapi apakah benar kopi bisa meningkatkan performa?
Menurut dr Bernadette Laura, SpKO, spesialis kedokteran olahraga di Siloam Hospitals TB Simatupang, kandungan kafein dalam kopi memang dapat membantu meningkatkan performa olahraga—termasuk ketika berlari. Namun, manfaat ini tidak berlaku bagi semua orang.
Dr Laura menjelaskan, efek positif kafein lebih terasa pada orang yang sudah terbiasa minum kopi. Sebaliknya, bagi mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi kopi, efeknya justru bisa membuat tubuh tidak nyaman.
“Kalau sudah terbiasa, sebetulnya nggak masalah menggunakan kopi untuk boost performa,” ujarnya.
“Tapi kalau tidak biasa, ya efeknya cukup tidak enak… bisa bikin deg-degan karena mempengaruhi heart rate.”
Selain itu, jenis kopi juga menentukan. Jika kamu minum kopi dengan tambahan susu sebelum lari, risiko mulas pun meningkat. Kondisi ini justru membuat performa menurun karena perut terasa tidak nyaman selama berolahraga.
Karena itu, dr Laura mengingatkan agar tidak sembarangan mengikuti tips olahraga yang beredar, meskipun terlihat menjanjikan. Setiap tubuh punya respons berbeda terhadap kafein.
“Banyak yang ikut-ikutan minum kopi biar performa meningkat. Padahal tidak terbiasa, akhirnya nggak nyaman, bahkan bisa berefek ke perut,” tambahnya.
Kesimpulannya, kopi bisa membantu—tapi hanya jika tubuhmu sudah terbiasa. Yang terpenting tetap memahami kondisi tubuh sendiri sebelum mencoba tren tertentu. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikhot














