Traveling dalam Pandangan Islam, Boleh Dilakukan dengan Adab dan Doa Safar

0
ilustrasi safar Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Aktivitas traveling kini menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, baik untuk liburan, urusan pekerjaan, pendidikan, maupun sekadar melepas penat. Dalam ajaran Islam, bepergian atau safar pada dasarnya diperbolehkan selama dilakukan dengan niat yang baik dan tetap berada dalam koridor syariat.

Baca Juga :  Tak Hanya Hijau, Ini 5 Fakta Unik di Balik Aurora Merah yang Muncul di Langit Dunia

Islam memandang perjalanan sebagai salah satu cara manusia mengenal kebesaran Allah SWT, mengambil hikmah, serta memperluas wawasan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, traveling dapat bernilai ibadah apabila disertai niat yang benar dan adab yang dijaga. Al-Qur’an pun mendorong manusia untuk menjelajahi bumi dan memanfaatkan rezeki yang telah Allah sediakan.

Baca Juga :  Momen Bersejarah 7 Maret: Peringatan yang Menggugah Berbagai Aspek Kehidupan

Meski demikian, Islam juga mengajarkan adab dalam bepergian, termasuk menjaga akhlak, melaksanakan ibadah, serta memanjatkan doa safar agar perjalanan diberi keselamatan dan keberkahan. Dengan memadukan ikhtiar dan doa, perjalanan diharapkan tidak hanya membawa kesenangan, tetapi juga ketenangan hati dan nilai spiritual. (MG3)

Baca Juga :  Berikut 11 Tips yang Perlu Anda Tahu Untuk Menghadapi Musim Hujan

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikhikmah