Mana yang Lebih Baik untuk Kulit: Mandi Air Panas vs Air Dingin

0
Ilustrasi mandi dengan air dingin atau air panas. Foto: Dok Pinterest

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mandi merupakan rutinitas harian yang berperan penting dalam menjaga kebersihan sekaligus kesehatan kulit. Namun, masih banyak yang mempertanyakan mana yang lebih baik untuk kulit, mandi dengan air panas atau air dingin. Untuk menjawabnya, perlu dipahami terlebih dahulu dampak dari masing-masing suhu air terhadap kondisi kulit.

Mandi air panas memang terasa menenangkan dan mampu memberikan efek relaksasi. Namun, di balik kenyamanan tersebut, air panas dapat memicu berbagai masalah kulit. Suhu tinggi berisiko mengurangi minyak alami kulit sehingga kulit menjadi kering dan mudah teriritasi. Sebaliknya, mandi air dingin justru dikenal memiliki sejumlah manfaat, seperti membantu meredakan peradangan dan menjaga kelembapan kulit. Dengan memahami perbedaannya, kebiasaan mandi dapat disesuaikan agar lebih sehat bagi kulit.

Baca Juga :  Membedakan Pemanasan Global dan Perubahan Iklim: 5 Hal yang Harus Kamu Tahu

Artikel ini akan membahas pengaruh mandi air panas dan air dingin terhadap kesehatan kulit, sekaligus rekomendasi dari para ahli dermatologi.

Dampak Mandi Air Panas bagi Kulit

Meski terasa nyaman, mandi dengan air panas dapat menimbulkan beberapa efek negatif, antara lain:

  • Menghilangkan minyak alami kulit
    Air panas dapat meluruhkan sebum yang berfungsi sebagai pelindung kulit, sehingga kulit menjadi kering dan gatal.

  • Melemahkan lapisan pelindung kulit
    Paparan air panas dalam waktu lama dapat mengganggu keseimbangan alami kulit dan membuatnya lebih rentan terhadap iritasi.

  • Memperburuk kondisi kulit tertentu
    Pada pemilik eksim atau psoriasis, mandi air panas berpotensi memperparah gejala yang dialami.

Baca Juga :  Cerita Ricky Harun Pernah Alami Iritasi Wajah karena Pembersih Beralkohol

Manfaat Mandi Air Dingin untuk Kulit

Mandi air dingin menawarkan berbagai keuntungan bagi kesehatan kulit, di antaranya:

  • Mengurangi peradangan dan kemerahan
    Air dingin membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga dapat meredakan pembengkakan dan kemerahan.

  • Menjaga kelembapan alami kulit
    Air dingin tidak mengikis minyak alami kulit, sehingga kelembapan kulit tetap terjaga.

  • Meningkatkan sirkulasi darah
    Paparan air dingin dapat merangsang aliran darah ke kulit, membuatnya tampak lebih segar dan sehat.

Baca Juga :  Fungsi Tiap Isi Tas Siaga Bencana dan Kenapa Penting Dipersiapkan Sejak Dini

Rekomendasi Ahli untuk Mandi yang Sehat

Para dermatolog umumnya menyarankan mandi menggunakan air bersuhu suam-suam kuku sebagai pilihan terbaik. Beberapa tips yang dianjurkan meliputi:

  • Gunakan air hangat ringan agar kulit tetap bersih tanpa kehilangan minyak alami.

  • Batasi durasi mandi, idealnya tidak lebih dari 10 menit.

  • Pilih pembersih yang lembut dan aplikasikan pelembap setelah mandi untuk mengunci kelembapan kulit.

Sebagian ahli juga merekomendasikan memulai mandi dengan air hangat, lalu mengakhirinya dengan bilasan air dingin. Cara ini membantu mendapatkan manfaat dari kedua suhu sekaligus, menjaga kulit tetap segar dan sehat. (MG5)

Editor : Nathania

Sumber : fimela.com