Back to School Tanpa Drama: 5 Cara Ampuh Atasi Jam Bodoh Anak

0
jam bodoh anak
Ilustrasi anak-anak keciil yang berlari-lari menaiki mobil jemputan. Foto : Istock

NARASITODAY.COM – Masa kembali ke sekolah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi anak dan orang tua. Setelah libur panjang, anak kerap mengalami kesulitan bangun pagi, sulit fokus belajar, hingga menjadi lebih mudah rewel. Kondisi ini sering disebut orang tua sebagai “jam bodoh anak”, yakni waktu ketika anak tampak kurang bersemangat dan sulit berkonsentrasi.

Agar momen back to school berjalan lancar tanpa drama, orang tua dapat menerapkan beberapa cara ampuh berikut ini.

  1. Atur Ulang Jam Tidur Sejak Dini
    Pola tidur anak biasanya berubah saat liburan. Untuk mengatasinya, orang tua disarankan mulai mengembalikan jam tidur anak secara bertahap beberapa hari sebelum sekolah dimulai agar tubuh anak terbiasa bangun pagi.
  2. Sarapan Sehat dan Bergizi
    Sarapan berperan penting dalam menjaga energi dan konsentrasi anak. Pilih menu bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin agar anak lebih fokus dan tidak mudah lemas saat belajar.
  3. Kurangi Waktu Layar di Pagi Hari
    Terlalu lama bermain gawai di pagi hari dapat membuat anak sulit berkonsentrasi. Orang tua sebaiknya membatasi penggunaan gawai sebelum sekolah dan menggantinya dengan aktivitas ringan seperti mengobrol atau membaca.
  4. Ciptakan Pagi yang Menyenangkan
    Suasana pagi yang terburu-buru sering memicu emosi anak. Putar musik favorit, ajak anak berbincang ringan, atau beri kata-kata penyemangat agar pagi terasa lebih positif dan menyenangkan.
  5. Beri Waktu Adaptasi dan Dukungan Emosional
    Anak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri kembali dengan rutinitas sekolah. Dukungan dan pengertian dari orang tua sangat penting agar anak merasa aman, didengar, dan lebih siap menghadapi hari-harinya di sekolah.
Baca Juga :  Golden Child Syndrome Menghancurkan Hubungan? Ini 5 Tips untuk Memperbaikinya!

Dengan persiapan yang tepat dan pendekatan yang positif, masa back to school tidak harus menjadi momok menakutkan. Anak bisa kembali bersemangat belajar, sementara orang tua pun lebih tenang menghadapi rutinitas harian.***

Baca Juga :  Pemkot Bogor Siapkan Paket Sekolah Gratis untuk Pengamen Jalanan yang Putus Sekolah

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com