NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pagi yang kelabu menyapa warga ibu kota pada Jumat (23/1/2026). Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Kamis kemarin tak hanya menyisakan kemacetan, tetapi juga genangan air yang meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 125 RT dan 14 ruas jalan utama masih lumpuh terendam air.
Suasana mencekam terasa di beberapa titik terdampak, di mana air luapan sungai mulai masuk ke pemukiman warga sejak dini hari saat banyak orang masih terlelap.
Jakarta Barat menjadi wilayah dengan tingkat kedalaman air paling ekstrem. Di Kelurahan Rawa Buaya, air mencapai ketinggian 150 cm atau setinggi dada orang dewasa. Perahu karet petugas mulai menyisir gang-gang sempit untuk mengevakuasi warga yang terjebak di lantai dua rumah mereka.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi luasnya cakupan wilayah yang terdampak mulai dari wilayah barat, selatan, timur, hingga utara Jakarta.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang,” ujar Mohamad Yohan dalam keterangannya, Jumat pagi.
Banjir kali ini memaksa ratusan warga meninggalkan rumah demi keselamatan. Di Jakarta Pusat, sebanyak 225 orang tercatat telah menempati posko pengungsian, disusul Jakarta Barat dengan 93 orang, dan Jakarta Timur sebanyak 69 orang.
Di Jakarta Selatan, wilayah Petogogan menjadi yang paling banyak terdampak secara sebaran wilayah dengan total 26 RT yang terendam akibat luapan Kali Krukut. Sementara itu, di Jakarta Timur, wilayah Cipinang Melayu kembali harus berhadapan dengan luapan Kali PHB Sulaiman yang merendam 19 RT.
Untuk mempercepat surutnya genangan, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan seluruh kekuatannya. Suara mesin pompa terdengar menderu di berbagai ruas jalan utama untuk menyedot air yang menghambat mobilitas warga.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” tambah Yohan.
Hingga saat ini, 14 ruas jalan masih dilaporkan tergenang, termasuk Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot KM 13, hingga Jalan Basoka Raya di Joglo dengan ketinggian mencapai 65 cm. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan susulan yang masih mungkin terjadi sepanjang hari ini.
Ringkasan Data Wilayah Terdampak (Pukul 07.00 WIB):
| Wilayah | Jumlah RT Terdampak | Titik Ketinggian Maksimal |
| Jakarta Barat | 38 RT | 150 cm (Rawa Buaya) |
| Jakarta Selatan | 55 RT | 90 cm (Cipulir) |
| Jakarta Timur | 30 RT | 100 cm (Kampung Melayu) |
| Jakarta Utara | 2 RT | 40 cm (Kapuk Muara) |
Jalan Tergenang: 14 Ruas Jalan (Jakarta Barat mendominasi dengan 10 titik jalan tergenang).***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














