Benarkah Kolang-kaling Baik untuk Tulang? Ini Penjelasan Dokter Gizi

0
Kolang-kaling. Foto: Getty Images/Nurma Agung Firmansyah

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kolang-kaling kerap hadir sebagai pelengkap es campur, kolak, atau minuman segar lainnya. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang ringan membuat makanan ini digemari banyak orang, terutama saat cuaca panas atau bulan Ramadan.

Di balik tampilannya yang sederhana, kolang-kaling ternyata menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya disebut-sebut baik untuk menjaga kesehatan tulang. Benarkah demikian?

Dokter spesialis gizi klinis, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, menjelaskan bahwa kolang-kaling memang memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 100 gram kolang-kaling, terkandung sekitar 91 mg kalsium, mineral penting yang berperan dalam menjaga kepadatan tulang.

Baca Juga :  Latih Diri Jadi Lebih Bijak dengan 5 Cara Ampuh Menerima Kritik

“Selain kalsium, kolang-kaling juga mengandung kalium yang baik untuk kesehatan tulang dan membantu menjaga kekuatannya,” ujar dr Oki saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, kolang-kaling juga diketahui memiliki efek anti radang berkat kandungan galaktomanan di dalamnya. Senyawa ini diyakini dapat membantu meredakan keluhan nyeri sendi, lutut, hingga rematik. Meski begitu, dr Oki menegaskan bahwa manfaat ini masih bersifat umum.

Baca Juga :  Semarak Gizi 2025, Upaya Meningkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat Leuwisadeng

“Secara medis memang ada efek anti-inflamasi, tapi kalau untuk pengobatan spesifik nyeri sendi atau radang tertentu, masih belum ada bukti ilmiah yang benar-benar kuat,” jelasnya.

Kandungan kalsium dan fosfor dalam kolang-kaling juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi. Selain itu, tingginya kadar air dan serat membuat makanan ini baik untuk membantu melancarkan pencernaan serta mencegah dehidrasi.

Baca Juga :  Kebiasaan Minum Serba Manis Tak Hanya Picu Diabetes, Tapi Juga Ancam Kesehatan Tulang

Menariknya lagi, kolang-kaling juga mengandung kolagen yang dikenal berperan dalam menjaga kesehatan dan elastisitas kulit.

Meski kaya manfaat, dr Oki mengingatkan agar konsumsi kolang-kaling tetap dilakukan secara bijak. Terutama jika diolah menjadi es campur atau manisan yang tinggi gula.

“Kolang-kalingnya sebenarnya aman. Yang sering jadi masalah justru tambahan sirup atau gula berlebihnya,” pungkasnya. (MG3)

 

Editor : Mutiara

Sumber : detikHealth