Warga Lapor Bau Menyengat, Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Sukapura

0
pemuda
Ilustrasi mayat.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, CIREBON – Laporan warga terkait bau menyengat dari sebuah rumah di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, langsung direspons aparat kepolisian pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Laporan tersebut mengarah pada penemuan seorang lansia berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di dalam kediamannya.
Korban diketahui berinisial S.S. (66), yang tinggal seorang diri.

Warga mulai curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas selama kurang lebih dua hari. Kecurigaan semakin menguat setelah tercium aroma tidak sedap dari dalam rumah.

Ketua RW setempat, Dedi Purwadi (62), mengatakan awalnya ia merasa ada yang tidak biasa karena korban tidak tampak keluar rumah seperti hari-hari sebelumnya.

Baca Juga :   Israel dan Hamas Mulai Perundingan Perdamaian di Mesir Bahas Rencana Trump

“Saya coba mengetuk pintu, tapi tidak ada respons. Saat saya melihat melalui ventilasi jendela, korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bergerak,” ujarnya.

Sementara itu, Efendi (44), seorang juru parkir yang juga warga sekitar, mengaku mendapat telepon dari Ketua RW terkait dugaan tersebut.

“Saya diberi tahu bahwa tetangga kami diduga meninggal dunia. Memang sebelumnya korban sedang sakit dan tinggal sendirian,” katanya.

Warga lainnya, Sugianto (61), turut mendatangi lokasi setelah mendapat kabar dari Ketua RW. Ia membenarkan adanya bau menyengat yang tercium dari dalam rumah sebelum akhirnya dipastikan korban telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polisi Usai Laporan Warga, Pengedar Tramadol di Nanggung Ditangkap

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Cirebon Utara Barat bersama personel Pamapta Polres Cirebon Kota dan tim identifikasi segera mendatangi lokasi.

Petugas melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan awal, serta pendataan saksi-saksi.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah obat-obatan terkait penyakit prostat di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi, korban memiliki riwayat sakit dan dalam beberapa hari terakhir kondisi kesehatannya menurun. Pemeriksaan awal terhadap tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dievakuasi ke RS Gunung Jati guna dilakukan visum et repertum dan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  Eksplorasi 5 Bukit Terindah di Indonesia, Surganya Pecinta Alam

Kapolsek Cirebon Utara Barat, Kompol Iwan Gunawan, S.H., menyampaikan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Kami langsung mengerahkan personel untuk mengamankan lokasi, memeriksa saksi, serta memastikan proses evakuasi berjalan sesuai prosedur hukum,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M.Aris Hermanto, mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan kondisi mencurigakan di lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Editor : Andreas