NARASITODAY.COM, JAKARTA – Pisang dikenal sebagai salah satu buah yang mudah dijumpai dan kerap dipilih sebagai camilan sehat oleh banyak orang. Selain rasanya yang lezat, harga pisang juga relatif terjangkau serta mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh.
Para ahli gizi menyebutkan bahwa mengonsumsi pisang secara rutin dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Buah ini kaya akan vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh agar tetap berjalan dengan baik.
Ahli diet terdaftar sekaligus asisten profesor kesehatan populasi dan pencegahan penyakit di Universitas California, Irvine, Matthew Landry menjelaskan bahwa kandungan serat pada pisang dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Menurutnya, serat dan pati resisten yang terdapat dalam pisang mampu memperlambat proses pengosongan lambung sehingga makanan dicerna lebih lambat.
“Serat dan pati resisten membantu memperlambat pengosongan lambung,” ujar Landry.
Kondisi tersebut membuat rasa kenyang bertahan lebih lama setelah seseorang mengonsumsi pisang.
Tak hanya itu, pisang juga dikenal baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Ahli gizi terdaftar dari Nutrition Now Counseling, Lauren Manaker, mengatakan bahwa buah ini mengandung pektin dan pati resisten yang bermanfaat bagi kesehatan usus.
“Pektin merupakan serat larut yang membantu melunakkan tinja sekaligus meredakan sembelit,” jelas Manaker.
Ia juga menambahkan bahwa pati resisten berfungsi sebagai prebiotik yang menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus, sehingga dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota dan kesehatan pencernaan.
Manfaat lain dari pisang adalah membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Kandungan serat di dalamnya dapat memperlambat penyerapan karbohidrat ke dalam aliran darah, sehingga mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba setelah makan.
Menurut Manaker, kondisi tersebut membuat glukosa dilepaskan secara bertahap sehingga kadar gula darah dapat tetap stabil dalam waktu yang lebih lama.
Selain itu, pisang juga dikenal sebagai sumber energi alami. Buah ini mengandung kombinasi karbohidrat sederhana dan kompleks yang mampu memberikan energi dengan cepat sekaligus mempertahankannya lebih lama.
“Karbohidrat sederhana memberikan energi secara cepat, sementara karbohidrat kompleks memperlambat penyerapan gula dalam darah,” ujar Manaker.
Pisang juga mengandung vitamin B6 yang membantu tubuh mengubah karbohidrat dan lemak menjadi energi yang dapat digunakan oleh sel-sel tubuh.
Manfaat lainnya adalah membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Pisang memiliki kandungan kalium yang tinggi, yang berfungsi menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.
Landry menjelaskan bahwa kalium membantu ginjal mengeluarkan natrium melalui urin serta membantu merilekskan dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat lebih terkontrol.
Selain itu, pisang juga kaya akan antioksidan seperti senyawa fenolik, karotenoid, dan flavonoid yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif. Kerusakan tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dalam jangka panjang.
Meski memiliki banyak manfaat, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi pisang tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Landry mengatakan bahwa bagi kebanyakan orang, mengonsumsi satu hingga dua buah pisang setiap hari umumnya aman dan tidak menimbulkan efek samping.
Namun, bagi penderita kondisi tertentu seperti penyakit ginjal kronis, konsumsi pisang sebaiknya dibatasi karena kandungan kaliumnya yang cukup tinggi. Penderita diabetes juga disarankan untuk memperhatikan porsinya karena pisang mengandung gula alami.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar pisang dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang bersama berbagai jenis buah lainnya. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : insertlive.com














