Hanya Dua Hari, Program Ganti Atap Wartawan di Rumpin Tuntas

0
Program Ganti Atap
Proses penggantian atap rumah wartawan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dari bahan asbes ke atap ramah lingkungan Alduro dalam program “Ganti Atap Rumah Wartawan” kolaborasi PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) dan Promedia Group. Renovasi yang melibatkan sejumlah pekerja ini berhasil diselesaikan dalam waktu dua hari, menciptakan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Program sosialGanti Atap Rumah Wartawan” yang diinisiasi PT Sirkular Karya Indonesia (SKI) bersama Promedia Group mulai menunjukkan dampak nyata di lapangan.

Bukan sekadar simbolis, program ini perlahan menjelma menjadi solusi konkret bagi para jurnalis yang membutuhkan hunian lebih layak.

Pelaksanaan tahap kedua berlangsung di Desa Mekarjaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis, 2 April 2026.

Rumah milik salah satu wartawan, Wawah, menjadi sasaran perbaikan.

Atap lama berbahan asbes yang sudah rapuh dan kerap bocor diganti dengan material baru bernama Alduro produk olahan berbasis limbah plastik.

Yang menarik, proses pengerjaan berlangsung jauh lebih cepat dari perkiraan. Jika awalnya ditargetkan tiga hingga empat hari, renovasi justru rampung dalam dua hari saja.

Baca Juga :  Pemilik Ruko di Leuwiliang Ngeyel Saat Ditertibkan, Bangunan Berisiko Runtuh ke Sekolah Dasar

Tim pekerja yang berjumlah enam hingga tujuh orang bekerja intensif, ditunjang kondisi cuaca yang bersahabat.

“Kami percepat dengan menambah tenaga. Alhamdulillah dua hari selesai,” ujar Njunaedi, kepala tukang di lokasi.

Tak hanya atap, rumah tersebut kini juga dilengkapi plafon yang sebelumnya belum tersedia. Perubahan itu langsung terasa bagi penghuni. Wawah mengaku kini rumahnya jauh lebih nyaman.

“Dulu kalau hujan bocor, panas juga terasa menyengat. Sekarang lebih adem dan rapi,” tuturnya.

Bagi Wawah, bantuan ini bukan sekadar perbaikan fisik rumah, melainkan bentuk perhatian terhadap profesi wartawan yang kerap luput dari sorotan.

Ia pun mengapresiasi kolaborasi antara SKI dan Promedia Group yang dinilai tepat sasaran.

Baca Juga :  Fortuner Tabrak Pagar dan Tiang Telepon di Puncak, Diduga Sopir Mengantuk

Di balik program ini, ada pendekatan yang lebih luas dari sekadar renovasi rumah.

SKI membawa gagasan ekonomi sirkular melalui produk Alduro atap yang dibuat dari material plastik daur ulang. Selain ramah lingkungan, produk ini diklaim memiliki sejumlah keunggulan teknis.

Direktur Utama PT SKI, Sugiarto Romeli, sebelumnya menjelaskan bahwa Alduro mampu meredam panas dan suara lebih baik dibandingkan material konvensional seperti seng.

Dalam kondisi suhu luar mencapai 35 derajat Celsius, suhu di dalam ruangan bisa ditekan beberapa derajat lebih rendah.

Material ini juga tidak berkarat, tahan cuaca ekstrem, serta tidak mudah retak. Dari sisi kesehatan, Alduro menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan asbes yang selama ini dikenal berisiko bagi sistem pernapasan.

Baca Juga :  Mendikdasmen Tekankan Sekolah Aman dan Nyaman Berbasis Karakter, Bukan Sekadar Materi

Di sisi lain, penggunaan limbah plastik sebagai bahan baku menjadi jawaban atas persoalan lingkungan yang kian mendesak.

SKI melihat masih minimnya pengolahan plastik di Indonesia sebagai peluang sekaligus tanggung jawab.

“Kami ingin limbah plastik tidak hanya jadi masalah, tapi juga solusi,” kata Sugiarto dalam sebuah forum sebelumnya.

Melalui program ini, SKI dan Promedia Group seperti mencoba menjahit dua persoalan sekaligus: kebutuhan hunian layak bagi wartawan dan isu lingkungan yang belum terselesaikan.

Lebih dari itu, program “Ganti Atap Rumah Wartawan” juga membawa pesan edukatif. Bahwa rumah sehat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.

Dan material bangunan, sekecil apa pun perannya, bisa berdampak besar terhadap kualitas hidup penghuninya.

Wartawan : Andreas