Korea Utara Melakukan Uji Tembak Rudal Jelajah Strategis dan Rudal Anti-Kapal Perang

0
Korea Utara
Tabir suksesi di Korea Utara mulai terbuka. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menilai Kim Ju Ae, putri remaja Kim Jong Un, telah memasuki tahap penunjukan sebagai pewaris kepemimpinan generasi keempat keluarga Kim.Foto : grid.id

NARASITODAY.COM, PYONGYANGLaut di lepas pantai barat Korea Utara menjadi saksi bisu kekuatan armada baru Pyongyang. Di bawah pengawasan langsung pemimpin tertinggi Kim Jong Un, Korea Utara sukses melaksanakan uji tembak rudal jelajah strategis dan rudal anti-kapal perang pada Minggu (12/4/2026).

Uji coba ini bukan sekadar pamer kekuatan, melainkan bagian dari validasi akhir efisiensi operasional kapal perusak terbaru mereka, Choe Hyon.

Dalam laporan yang dirilis oleh media pemerintah KCNA pada Selasa (14/4/2026), disebutkan bahwa dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal perang meluncur dari geladak kapal perusak tersebut. Uji coba ini bertujuan untuk memverifikasi sistem komando senjata terpadu, melatih kesiapan awak kapal, serta menguji sistem navigasi yang telah ditingkatkan.

Baca Juga :  Dunia Cemas, Perang Rudal dan Drone India-Pakistan Terus Berlanjut di Perbatasan Kashmir

Statistik penerbangan menunjukkan hasil yang signifikan:

  • Rudal Jelajah Strategis: Terbang selama 7.869 hingga 7.920 detik.
  • Rudal Anti-Kapal: Mengudara selama 1.960 hingga 1.973 detik.

Kedua jenis proyektil tersebut dilaporkan berhasil menghantam target dengan apa yang disebut KCNA sebagai “akurasi ultra-presisi.”

Obsesi Pencegah Nuklir

Berdiri di antara para pejabat pertahanan senior dan komandan angkatan laut, Kim Jong Un tampak mengamati setiap detail manuver kapal perusak seberat 5.000 ton itu. Baginya, modernisasi angkatan laut adalah harga mati dalam peta jalan militer negara tersebut.

Baca Juga :  Kiat Cerdas! 5 Jurus Mengatasi Dinding Rembes Agar Rumah Tetap Nyaman

Kim menegaskan bahwa penguatan apa yang disebutnya sebagai pencegah perang nuklir negara itu tetap menjadi prioritas utama. Ia pun menyerukan “peningkatan kemampuan serangan strategis dan taktis serta kesiapan respons cepat,” sebagaimana dilaporkan oleh media resmi pemerintah.

Di sela-sela dentuman rudal, Kim juga mendapatkan pengarahan mengenai masa depan armada lautnya. Laporan menyebutkan bahwa “Kim diberi pengarahan pada hari yang sama tentang rencana sistem senjata untuk dua kapal perusak tambahan yang sedang dibangun.”

Evolusi Kelas Choe Hyon

Baca Juga :  Bupati Bogor Bangga FPTI Torehkan Rekor MURI Lewat Pengibaran Bendera Raksasa di Tebing Lidah Jegger

Kapal perusak kelas Choe Hyon telah menjadi proyek kebanggaan Pyongyang dalam setahun terakhir. Sejak pertama kali melakukan uji tembak pada April 2025, kapal ini terus menjalani serangkaian penyempurnaan. Kehadiran Kim secara pribadi dalam uji coba rudal dari kapal yang sama pada Maret lalu menunjukkan betapa strategisnya posisi armada ini dalam menghadapi dinamika keamanan regional.

Dengan rencana penambahan dua kapal serupa, Korea Utara tampaknya semakin ambisius untuk memperluas jangkauan operasional angkatan lautnya, mengukuhkan kehadiran mereka di perairan internasional melalui teknologi senjata yang diklaim kian canggih dan tahan terhadap gangguan.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber