Banjir Rendam Renggasjajar, DPRD dan Pemkab Bogor Turun Tangan

0
Aan Triana mendampingi Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, saat meninjau wilayah terdampak di Desa Renggasjajar. Ia juga menanyakan langsung kondisi kesehatan para korban yang dievakuasi di Masjid Al Kautsar, Kampung Lebak Wangi, Desa Renggasjajar. foto:Ilham/Bogortoday

NARASITODAY.COM, BOGOR – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cigudeg, Sabtu (18/4/2026) malam.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, guna memastikan kondisi warga terdampak.
Salah satu titik yang dikunjungi berada di Desa Renggasjajar.

Di lokasi ini, Aan Triana menyambangi warga yang mengungsi di Masjid Al Kautsar, Kampung Lebak Wangi. Ia berdialog dengan para korban untuk memastikan kondisi kesehatan serta kebutuhan mendesak yang diperlukan pascabencana.

Baca Juga :  Wendi Cagur Diminta Istirahat Total, Apa Saja yang Harus Diperhatikan?

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau potensi bencana sejak siang hari.

Ia mengaku telah mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul intensitas hujan yang tinggi.

Menurut Ade, curah hujan deras yang mengguyur wilayah Cigudeg pada sore hingga malam hari menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap dan merendam permukiman warga di sejumlah desa.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bogor Terpilih Resmikan Peletakan Batu Pertama Galeri UMKM Digital Koperasi GVN

Dalam upaya penanganan, berbagai unsur telah diterjunkan ke lokasi terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI) bergerak cepat melakukan evakuasi serta pemantauan di sejumlah titik, di antaranya Desa Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, hingga Renggasjajar. Tim juga menyisir wilayah lain seperti Batujajar, Tegalaga, dan Desa Dago.

Baca Juga :  DPD Golkar Bogor Daftarkan Jaro Ade sebagai Calon Bupati

Hingga Minggu (19/4/2026) dini hari, belum terdapat laporan korban jiwa. Meski demikian, banjir mengakibatkan sejumlah rumah warga terdampak, beberapa kendaraan dilaporkan hilang, serta sejumlah warga mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.***