NARASITODAY.COM,NEW YORK – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi mengeluarkan kebijakan baru yang melarang penonton membawa botol minum isi ulang (reusable water bottles) ke dalam stadion selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Kebijakan ini mulai berlaku sejak Selasa lalu, sebagai bagian dari perubahan mendadak dalam Kode Etik Stadion (Stadium Code of Conduct) yang bertujuan meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sebelumnya, penonton diizinkan membawa botol plastik transparan yang dapat digunakan kembali dalam kondisi kosong ke dalam stadion. Namun, peraturan terbaru ini menegaskan bahwa seluruh jenis botol, termasuk botol minum isi ulang, tidak diperbolehkan masuk ke area pertandingan.
Selain botol minum, sejumlah barang lain seperti gelas, toples, dan kaleng juga masuk dalam daftar barang terlarang. FIFA menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurangi risiko cedera akibat benda-benda yang dilemparkan ke lapangan maupun ke penonton lain.
Dalam pernyataannya kepada Reuters, FIFA menegaskan bahwa keselamatan semua pihak di dalam dan sekitar stadion adalah prioritas utama. “FIFA berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan seluruh pemain, wasit, penggemar, relawan, dan staf. Kami mengambil keputusan untuk melarang botol guna mencegah risiko dan cedera bagi pemain maupun penonton,” ungkap FIFA.
FIFA menambahkan bahwa kebijakan larangan membawa botol dari luar stadion sudah diterapkan di beberapa venue sebagai bagian dari prosedur keamanan, dan keputusan ini diperluas ke seluruh stadion yang digunakan dalam turnamen. “Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak selama kompetisi berlangsung,” tambah mereka.
Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penonton terkait akses terhadap air minum, terutama mengingat beberapa lokasi pertandingan diperkirakan akan mengalami suhu antara 26 hingga 28 derajat Celsius selama turnamen. Menanggapi hal tersebut, FIFA menegaskan bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk mengatasi cuaca panas dan memastikan kenyamanan penonton.
“FIFA bekerja sama secara erat dengan Komite Kota Tuan Rumah dan otoritas setempat untuk menyediakan fasilitas seperti stasiun kabut air (misting stations), kipas pendingin, titik hidrasi, dan tenda pendingin di sekitar area stadion,” ujarnya.
Selain itu, FIFA memastikan bahwa harga air minum di dalam stadion tidak akan mengalami kenaikan selama turnamen. “Di dalam area stadion, harga botol air minum untuk Piala Dunia FIFA 2026 akan tetap sama dengan harga yang berlaku di acara-acara lain di stadion tersebut,” tegas FIFA.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah turnamen ini. Kompetisi yang akan digelar secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Turnamen ini akan diikuti oleh 48 tim nasional, meningkat dari format sebelumnya yang hanya 32 tim, dan jumlah pertandingan juga meningkat menjadi 104 laga dari sebelumnya 64 pertandingan, termasuk satu babak gugur tambahan.
Dengan berbagai inovasi dan langkah-langkah keamanan yang ketat, FIFA berharap acara ini tidak hanya menjadi perhelatan sepak bola terbesar, tetapi juga yang paling aman dan nyaman bagi semua peserta dan penonton.***
Editor : Alysa
Sumber : kontan.co.id














