Lukmanudin Ar Rasyid : Jalan Alternatif Leuwiliang -Rancabungur Dongkrak Perekonomian dan Urai Kemacetan di Bobar

0
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukmanudin Ar Rasyid

‎NARASITODAY.COM – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukmanudin Ar Rasyid mendesak
‎pemerintah Kabupaten Bogor merealisasikan pembangunan Jalan Raya Lingkar Rancabungur- Leuwiliang .

‎Sebab, pembangunan Jalan lingkar Rancabungur -Leuwiliang sepanjang 10 kilometer dengan lebar 30 meter merupakan solusi mengatasi kemacetan  di sepanjang  Bogor Barat (Bobar) dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat .

‎Anggota DPRD Dapil IV Kabupaten Bogor
‎Lukmanudin mengungkapkan   pembangunan Jalan alternatif sepanjang 10 kilometer dengan lebar Jalan 30 meter jadi program  Bupati dan Wakil Bupati Bogor di 100 hari masa kepemimpinannya.

‎Ketika berbicara infrastruktur, wilayah Bogor Barat Kabupaten Bogor masih tertinggal dibandingkan wilayah Bogor Timur, Tengah, Utara  dan Selatan.

‎Sehingga pembangunan Jalan Alternatif Leuwiliang -Rancabungur harus menjadi prioritas dan bisa cepat terwujud .

‎Sebab, dampak adanya  jalan alternatif Leuwiliang Rancabungur  perkembangan laju ekonomi meningkat, investasi ke Barat meningkat baik sektor pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata, properti .

‎Bahkan harapannya industri-industri besar juga masuk ke wilayah barat untuk menciptakan lapangan pekerjaan masyarakat.

‎”Ketika akses insfratruktur bagus dan lancar tidak ada kemacetan, insya Allah investasi masuk dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya pri yang hobi olahraga Bulutangkis.

‎Ia mengungkapkan selama ini masyarakat Bogor Barat yang hendak ke Bogor, Cibinong mengunakan  Jalan peninggalan kolonial Belanda.

‎Setiap pagi dan sore sepanjang jalan nasional dari Cemplang, Cikampek, Cinangneng, Kampus IPB dan pertigaan  JLD selalu macet akibat penumpukan kendaraan.


‎Terlebih lagi, Jalan Nasional tersebut kewenangan penuhnya  di pemerintahan Pusat.  Untuk itu, pembangunan jalan alternatif menjadi solusi kemacetan di wilayah Bobar.

‎Diantarnya  pembangunan Jalan alternatif Leuwiliang -Rancabungur dan Pembangunan JLD Tahap II.

‎”Kemacetan di sepanjang Cemplang, Cibatok, Cikampek dan petiga Ciampea bisa terurai kan dengan adanya
‎Pembangunan Jalan alternatif Leuwiliang -Rancabungur. Kemacetan yang kerap terjadi sepanjang Jalan Ciampea -Dramaga bisa memilik Jalan alternatif JLD Tahap kedua,” tukasnya .

Baca Juga :  Warga Dramaga Swadaya Perbaiki Jalan Terputus, Akses Sersan Misza Lumpuh Sejak Desember