Desa Wisata Leuwimalang Tampilkan Pesona Edukasi Alam dan Kreativitas Daur Ulang di Kabogorfest 2024

0
Desa Wisata Leuwimalang Tampilkan Pesona Edukasi Alam dan Kreativitas Daur Ulang di Kabogorfest 2024

NARASITODAY.COM – Desa Wisata Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, tampil menonjol dalam ajang Kabogorfest 2024 dengan mengusung konsep wisata edukasi berbasis alam dan pelestarian lingkungan. Dengan menghadirkan paket wisata yang unik dan penuh pengalaman autentik.

Ketua Desa Wisata Leuwimalang, Cecep Supriadi, menyampaikan bahwa desanya menawarkan dua paket utama yakni One Day Trip dan Live In.

“Kalau One Day Trip, satu hari penuh berisi edukasi mulai dari kuliner khas, pertanian, petik jambu kristal, sampai mandiin kerbau. Bahkan ada juga edukasi Ekraft kerajinan dari limbah plastik yang dijadikan bunga dan daun-daunan,” jelas Cecep.

Baca Juga :  Setelah Pelantikan, 329 Kepsek di Bogor Siap Ikuti Retret Penguatan Komitmen Pendidikan

Selain kegiatan berbasis keterampilan dan budaya, Leuwimalang juga unggul dengan wisata alamnya.

“Di sini ada sawah, sungai, bisa juga arung jeram, atau kegiatan menggembala kambing. Semua aktivitas ini membawa peserta lebih dekat dengan alam,” tambahnya.

Baca Juga :  Kedok Warkop di Ciomas Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Butir Obat Keras

Meski direvitalisasi baru pada pertengahan tahun 2023 setelah sebelumnya vakum karena kendala regenerasi dan konsistensi, Desa Wisata Leuwimalang kini menunjukkan perkembangan yang pesat.

“Alhamdulillah, sejak terbentuk kembali kami terus aktif ikut pameran-pameran dan akhirnya bisa tampil di HJB ini. Suatu kebanggaan besar bisa jadi bagian dari Kabogorfest tahun ini,” ujar Cecep.

Baca Juga :  Bupati Bogor Bangga, Al Imran Harumkan Nama Kabupaten di Kancah Internasional

Terkait dengan perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) 2024, Cecep menyampaikan kesannya, pengalaman pertamanya mengikuti HJB dan sangat terkesan.

“Semoga tahun depan lebih meriah lagi dan kami bisa terus mengambil bagian,” tegasnya.

Keikutsertaan Leuwimalang di Kabogorfest menjadi bukti bahwa regenerasi dan inovasi bisa membawa wajah baru bagi desa wisata. Dengan semangat ramah lingkungan, berbasis alam, dan pemberdayaan masyarakat lokal. ( */Alysa Damaris)