Desa Parakanmuncang Optimalkan Dana Samisade 2025 untuk Infrastruktur dan Pusat Kegiatan Warga

0
Bangkeu Samisade
Kolase foto, Pemerintah Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahun anggaran 2025.

NARASITODAY.COM, BOGOR- Pemerintah Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merealisasikan pembangunan melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahun anggaran 2025.

Sejumlah proyek infrastruktur dan fasilitas umum saat ini tengah dikerjakan dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sekretaris Desa Parakanmuncang, Endang Ropiyudin, mengatakan ada beberapa titik pembangunan prioritas yang menjadi fokus tahun ini.

Proyek pertama adalah pembangunan drainase pemukiman sepanjang 307,64 meter yang membentang dari Kampung Pasir Saga RW 02 hingga Kampung Cogreg RW 03 dengan anggaran Rp 412.296.000.

Baca Juga :  Warga Bogor Utara Geger, Temukan Mayat Bayi Laki-Laki Dalam Tas Mengapung

Di lokasi yang sama, desa juga melaksanakan peningkatan jalan desa berupa hotmix dengan panjang 795 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 0,3 meter. Proyek jalan ini menelan biaya sebesar Rp 337.704.000.

“Karena kondisi akses jalan tersebut sangat memprihatinkan, maka pembangunan jalan dan drainase kami lakukan bersamaan. Kalau tidak ada drainase, jalan akan cepat rusak saat musim hujan. Akses jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Mudah-mudahan perekonomian desa juga ikut meningkat,” ujar Endang, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  Ngaku-ngaku!! Oknum Polisi dan Wartawan Lakukan Razia Bodong di Tanjungsari, Minta Uang Rp20 Juta

Selain infrastruktur dasar, pemerintah desa juga melaksanakan rehabilitasi kantor desa di Kampung Lukut RT 03 RW 09 dengan anggaran Rp 250 juta.

Rehabilitasi kantor desa yang dilengkapi Gedung Olahraga (GOR) yang dirancang multifungsi. Gedung tersebut akan dilengkapi ruang posyandu, sekretariat PKK, sekretariat MUI, serta sekretariat RT/RW.

Endang menjelaskan, di lantai dua GOR juga akan disediakan ruang khusus untuk warung UMKM yang nantinya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga :  Segel 18 KSO Dicabut KLH, EIGER Adventure Land Bakal Sambut Wisatawan Kembali

“GOR ini kami rancang agar menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus sumber pendapatan asli desa (PADes). Targetnya, desa punya tambahan pendapatan berkelanjutan melalui pengelolaan BUMDes,” jelasnya.

Endang berharap alokasi anggaran di tahun mendatang dapat meningkat, sehingga program pembangunan desa tidak hanya terbatas pada infrastruktur.

“Kami ingin bantuan seperti Samisade ini bisa menyentuh juga bidang pendidikan dan kesehatan, karena itu merupakan kebutuhan utama masyarakat,” pungkasnya.***

 

Wartawan : Andreas