Heboh Isu ‘Pocong’ Gentayangan di Ciputat Timur, Polisi Pastikan Hanya Pengamen Cosplay

0
pocong
Ilustrasi Aplikasi media sosial di layar ponsel. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, TANGERANG SELATAN – Pihak kepolisian memastikan kabar burung mengenai adanya sosok ‘pocong‘ yang gentayangan dan meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, adalah tidak benar.

Berdasarkan hasil penelusuran aparat di lapangan, sosok yang dikira makhluk halus tersebut nyatanya merupakan seorang pengamen jalanan yang sedang mengenakan kostum (cosplay).

Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan utas (thread) berantai di media sosial. Beberapa warganet mengaku melihat langsung penampakan menyeramkan itu di Jalan Haji Gadung Raya, bahkan mengklaim melihat dua hingga tiga ‘pocong’ yang sedang duduk-duduk di pinggir jalan. Cerita mistis serupa juga dilaporkan muncul di dekat area kos-kosan warga sekitar Komplek Pertamina, Ciputat Timur.

Baca Juga :  Aksi Pengamen Mabuk di Angkot Jadi Sorotan, Polisi Tangkap Pelaku di Bogor

Kabar yang berembus cepat di tengah kegelapan malam itu sontak membuat warga sekitar dicekam rasa cemas dan takut untuk keluar rumah. Menanggapi keresahan publik yang kian meluas, aparat kepolisian langsung bergerak cepat menyisir lokasi-lokasi yang dimaksud.

“Kami sudah turun dan menemui beberapa masyarakat di sekitar lokasi, isu pocong itu tidak ada,” kata Bambang, saat dihubungi detikcom, Kamis (21/5/2026).

Sentuhan Kreativitas Jalanan yang Salah Paham

Suasana malam di Ciputat Timur yang biasanya ramai oleh hilir mudik kendaraan mendadak tegang dalam beberapa hari terakhir akibat rumor ini. Isu mahluk astral tersebut menjadi buah bibir, menyusul kejadian serupa yang sebelumnya sempat mampir di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Warga Desa Plampangrejo Geger, Makam Dibongkar dan Tali Pocong Dicuri

Namun, misteri ketakutan warga akhirnya terjawab setelah polisi menemukan fakta di balik kostum kain putih tersebut.

“Jadi tidak ada pocong, yang ada adalah pengamen yang cosplay jadi pocong,” katanya.

Bambang menjelaskan bahwa fenomena ini murni merupakan kreativitas jalanan dari oknum pengamen untuk menarik perhatian, namun disalahartikan oleh sebagian masyarakat yang melihatnya sekilas dalam kondisi minim cahaya hingga akhirnya viral dengan narasi mistis.

Imbauan Saring Sebelum Sharing

Guna mencegah dampak sosial yang lebih luas, pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap penyebaran informasi hoaks yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Siapkan Paket Sekolah Gratis untuk Pengamen Jalanan yang Putus Sekolah

Bambang menambahkan, pihaknya kini tengah melacak dan akan memintai klarifikasi kepada pemilik akun media sosial yang pertama kali mengunggah serta menyebarkan isu tersebut hingga memicu kepanikan.

Di akhir keterangannya, Bambang meminta agar masyarakat Tangerang Raya, khususnya Tangerang Selatan, bisa lebih bijak dan dewasa dalam menggunakan media sosial dengan tidak langsung menelan mentah-mentah setiap informasi yang beredar.

“Cek dulu kebenarannya sebelum menyebar isu,” tuturnya.

Bambang menyayangkan isu tersebut telah terlanjur menimbulkan kegaduhan dan kekhawatiran yang tidak perlu di tengah masyarakat. Ia berharap ke depannya warga tidak mudah termakan oleh isu-isu liar yang belum jelas sumber dan faktanya.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com