Penembakan di Fan Zone Piala Dunia San Jose, Satu Orang Tewas dan Satu Luka Berat

0
San Jose
Ilustrasi Bayangan sebuah tangan yang memegang pistol.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, SAN JOSESuasana meriah yang selama beberapa pekan terakhir menyelimuti kawasan hiburan San Pedro Square, San Jose, California, berubah mencekam setelah insiden penembakan menewaskan satu orang dan melukai satu orang lainnya, Minggu (28/6/2026) waktu setempat.

Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu pusat keramaian sekaligus area fan zone untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia melalui layar lebar. Meski demikian, Kepolisian San Jose memastikan penembakan tidak terjadi saat pertandingan tengah berlangsung. Laga Piala Dunia yang dijadwalkan pada hari itu telah berakhir sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial X, Kepolisian San Jose mengonfirmasi adanya korban jiwa dan korban luka berat akibat insiden tersebut.

“Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kedua dilarikan ke rumah sakit setempat dengan kondisi luka yang mengancam jiwa,” tulis kepolisian.

Baca Juga :  Gemilang di Como, Nico Paz Jadi Target Utama Inter Milan dan Real Madrid

Polisi menyatakan kasus tersebut kini ditangani sebagai penyelidikan pembunuhan. Aparat juga menutup sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi untuk mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Insiden ini sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi telah ditutup,” lanjut pernyataan tersebut.

San Pedro Square selama penyelenggaraan Piala Dunia menjadi salah satu titik berkumpul ribuan warga dan wisatawan di kawasan Teluk San Francisco (Bay Area). Deretan bar, restoran, dan ruang terbuka yang biasanya dipenuhi sorak sorai penonton mendadak berubah sunyi setelah garis polisi dipasang mengelilingi lokasi penembakan.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Sepasang WNA di Bogor Menguak Fakta Menegangkan Setelah Rumah Ditempati Bercak Darah

Seorang jurnalis Reuters yang berada di lokasi melaporkan kehadiran aparat kepolisian dalam jumlah besar. Sejumlah kendaraan polisi terlihat memenuhi kawasan tersebut, sementara seorang korban dievakuasi menggunakan tandu dengan sebagian tubuhnya ditutupi kain putih oleh petugas berseragam.

Usai kejadian, sebagian besar bar dan tempat hiburan di San Pedro Square menghentikan operasional sementara guna memudahkan penyelidikan. Aparat juga memeriksa sejumlah saksi dan petugas keamanan yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Seorang petugas keamanan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena tidak berwenang memberikan keterangan kepada media mengaku sempat melihat kondisi korban yang terluka.

“Korban masih mengerang kesakitan. Ada darah di sekitar leher dan bagian atas punggungnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa polisi segera meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Ide Tidur di Konser Nadin Amizah, Penjelasan Spesifik dari Artis Cantik

“Polisi sedang berbicara dengan petugas keamanan serta beberapa saksi,” tambahnya.

Hingga kini, Kepolisian San Jose belum mengungkap identitas kedua korban maupun motif di balik penembakan tersebut. Penyelidikan masih terus berlangsung dengan mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi.

Bay Area sendiri telah menjadi salah satu wilayah penyelenggara Piala Dunia dan sejauh ini telah menggelar lima pertandingan.

Laga terakhir yang berlangsung di kawasan tersebut merupakan pertandingan babak gugur antara Bosnia melawan salah satu tuan rumah turnamen, Amerika Serikat, pada Rabu lalu.

Selain stadion, kawasan Bay Area juga memiliki puluhan lokasi fan zone yang setiap hari dipadati masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.***

Editor : Alysa

Sumber : kontan.co.id