Bupati Kuansing dan Sekda Serahkan Diri ke KPK Usai OTT, Diduga Terkait Suap Jabatan

0
Bupati
Ilustrasi logo kpk. Foto : kpk.go.id

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah Zulkarnaen menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6/2026) malam. Keduanya tiba di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta sekitar pukul 21.17 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan oleh penyidik lembaga antirasuah tersebut.

Keduanya terlihat masuk ke gedung KPK melalui pintu belakang dengan pengawalan tim penyelidik menggunakan kendaraan operasional.

“Per malam ini, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri. Tiba di Merah Putih sekitar pukul 21.17 WIB,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Selasa (30/6) malam.

Baca Juga :  Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini: Liverpool vs Manchester United dan Pertandingan Menarik Lainnya!

Menurut KPK, setelah tiba di gedung tersebut, Suhardiman dan Zulkarnaen langsung diperiksa terkait rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, serta di Jakarta.

Sebelumnya, KPK menangkap total 10 orang dalam operasi senyap tersebut. Sebanyak sembilan orang diamankan di Kuansing, sementara satu orang lainnya ditangkap di Jakarta.

Baca Juga :  Rudy Susmanto-Jaro Ade Optimistis Tingkatkan Program Samisade Jadi Rp 1,5 Miliar per Desa

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik KPK kemudian membawa lima orang ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lanjutan. Mereka terdiri dari tiga pihak swasta, satu pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, serta satu orang yang merupakan pihak keluarga penyelenggara negara.

KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan praktik suap yang berkaitan dengan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

“Adapun perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap untuk suatu jabatan di Kabupaten Kuansing,” ungkap Budi.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Temui Yayasan LEKAS Bahas Langkah Konkret Tangani HIV AIDS

Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk barang bukti elektronik yang diduga berisi rekaman transaksi keuangan, serta satu unit mobil yang diduga terkait dengan aliran dana perkara.

KPK masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam dugaan praktik suap tersebut. Sementara itu, pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan masih terus berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com